Prenatal Yoga Bantu Ibu Hamil Siapkan Fisik dan Mental Jelang Persalinan
SPIRITBANGSA.COM — Menjelang persalinan, ibu hamil tidak hanya butuh fisik yang bugar tapi juga mental yang tenang. RS Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang menggelar prenatal yoga untuk 30 ibu hamil dari Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Berikut manfaat dan rangkaian kegiatannya.
Persiapan persalinan menuntut kondisi fisik yang sehat sekaligus kesiapan mental yang matang. Ibu hamil perlu memahami proses persalinan agar bisa mengelola kecemasan dan menghadapi kelahiran dengan lebih tenang.
Persiapan fisik bisa dilakukan dengan menjaga kebugaran, melatih pernapasan, dan memahami perubahan tubuh selama kehamilan. Sementara kesiapan mental membantu ibu mengelola rasa takut dan cemas menjelang hari kelahiran.
30 Ibu Hamil Ikut Prenatal Yoga di Surabaya
RS Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang menggelar kegiatan prenatal yoga di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama, Jumat (25/9/2026). Sebanyak 30 ibu hamil dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan sekitarnya mengikuti kegiatan tersebut.
Peserta mendapatkan latihan prenatal yoga serta edukasi melalui Health Talk bertema "Persalinan Tanpa Rasa Takut" bersama dr. Amik Yuliati, Sp.OG. Kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi bagi ibu hamil agar lebih siap menghadapi persalinan.
Apa Saja Gerakan Prenatal Yoga yang Dilakukan?
Melalui prenatal yoga, peserta melakukan gerakan yang disesuaikan dengan kondisi kehamilan. Latihan juga mencakup pengaturan pernapasan dan relaksasi untuk membantu tubuh lebih rileks.
Gerakan yang disesuaikan ini penting agar ibu hamil tetap aman berolahraga tanpa memberi tekanan berlebih pada perut dan punggung. Latihan pernapasan membantu ibu berlatih mengatur napas, keterampilan yang berguna saat proses persalinan nanti.
Manfaat Prenatal Yoga untuk Kesiapan Persalinan
Dokter Amik mengatakan persiapan menghadapi persalinan perlu dilakukan secara menyeluruh sejak masa kehamilan. Menurutnya, fisik dan mental yang siap membuat ibu lebih tenang menyambut kelahiran buah hati.
"Persiapan fisik dan mental menuju hari H penting dilakukan, karena setiap ibu layak menyambut buah hatinya dengan tenang, percaya diri, dan penuh makna," ujar dr. Amik.
Selain latihan gerakan, peserta juga mendapat kesempatan berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan bersama dr. Amik di Poliklinik RS Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang. Konsultasi ini memberi ruang bagi ibu hamil untuk bertanya langsung soal kondisi kehamilannya.
Kapan Ibu Hamil Perlu Konsultasi ke Dokter?
Prenatal yoga umumnya aman, tapi ibu hamil tetap perlu memperhatikan kondisi tubuh masing-masing. Hentikan latihan dan segera konsultasi ke dokter jika muncul perdarahan, nyeri perut hebat, pusing, atau kontraksi yang tidak biasa.
Ibu dengan riwayat kehamilan berisiko tinggi sebaiknya berkonsultasi lebih dulu sebelum memulai prenatal yoga. Dokter kandungan bisa memberi rekomendasi jenis latihan yang sesuai dengan kondisi kehamilan.
Dukungan untuk Ibu Hamil Menuju Hari Kelahiran
Dengan persiapan fisik, mental, dan dukungan yang tepat, ibu hamil diharapkan dapat menghadapi proses persalinan dengan lebih tenang dan percaya diri. Kegiatan seperti prenatal yoga dan health talk menjadi bekal berharga bagi ibu dalam menjalani peran barunya.