SPIRITBANGSA.COM — Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, NTB, disiapkan sebagai pengalaman wisata kelas dunia yang melibatkan destinasi, kuliner, dan budaya setempat. Okupansi akomodasi di NTB menjelang balapan hampir mencapai 100 persen, dengan tambahan 66 penerbangan dari dan ke NTB. Kolaborasi InJourney, Pemprov NTB, ITDC, dan pelaku industri pariwisata diarahkan agar lonjakan kunjungan ini tidak hanya terpusat di area sirkuit.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB Ni Ketut Wolini menyatakan permintaan akomodasi di NTB menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sudah nyaris penuh. Angka itu, katanya, masih akan terus naik seiring mendekatnya pelaksanaan balapan.
"Tingkat okupansi menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sudah nyaris mencapai 100 persen dan akan terus meningkat seiring semakin dekatnya pelaksanaan event. Ini menunjukkan tingginya antusiasme dan permintaan terhadap akomodasi di NTB selama periode penyelenggaraan," ujar Ni Ketut Wolini.
Bagi traveler yang belum mengunci penginapan, kondisi ini jadi sinyal jelas: opsi di sekitar Mandalika dan Mataram bakal makin terbatas. Wolini menilai lonjakan permintaan ini sebagai momentum pelaku industri pariwisata menjaga kualitas layanan.
Tambahan 66 Penerbangan dari dan ke NTB
Direktur Utama InJourney Maya Watono menyebut konektivitas menjadi salah satu isu utama yang dibahas dalam rapat koordinasi persiapan MotoGP 2026. Pada pekan balapan, tercatat ada tambahan 66 penerbangan dari dan ke NTB.
"Dalam diskusi hari ini, berbagai isu kami uraikan dan carikan solusi bersama termasuk konektivitas. Pada periode pekan ajang balap Grand Prix of Indonesia 2026 ini kami mencatat adanya tambahan 66 penerbangan dari dan ke NTB dan hampir semuanya merupakan pesawat berbadan besar atau wide body," ujar Maya.
Maskapai berbadan besar berarti kapasitas kursi per penerbangan lebih banyak. Untuk traveler yang datang dari luar NTB, tambahan frekuensi ini memperbesar peluang mendapat tiket, meski harga pada pekan balapan tetap perlu diantisipasi.
Wisata di Luar Sirkuit Jadi Fokus
Kolaborasi InJourney, Pemprov NTB, ITDC, dan pelaku industri pariwisata diarahkan agar pengunjung tidak hanya menonton balapan di sirkuit. Wisatawan didorong menjelajah destinasi wisata, produk ekonomi kreatif, kuliner, hingga pengalaman budaya di NTB.
Maya menegaskan posisi event ini dalam peta pariwisata nasional. "Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan sekadar event olahraga internasional, tetapi merupakan katalis bagi pertumbuhan pariwisata Indonesia. Ketika kita kehilangan event berskala global, kita berisiko kehilangan momentum pertumbuhan pariwisata, peningkatan ekonomi daerah dan devisa, sekaligus nation branding Indonesia," jelasnya.
Dua Pembalap Indonesia Tampil
Panggung Mandalika tahun ini juga diisi dua pembalap Indonesia. Pengembangan talenta lokal tidak berhenti di lintasan: marshal asal NTB disebut telah mendapat kesempatan bertugas di Malaysia, Jepang, hingga Australia.
"Kami terus berkomitmen meningkatkan kapasitas tenaga kerja lokal, seperti marshal dari NTB yang telah mendapat kesempatan berkiprah di Malaysia, Jepang, hingga Australia. Inilah legacy yang ingin terus kita bangun untuk mewujudkan Mandalika Mendunia," ujar Maya.
Persiapan Lintasan Masuk Fase Eksekusi
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus Direktur Operasi ITDC Troy Warokka menyatakan persiapan balapan sudah masuk tahap eksekusi. Seluruh workstream bergerak mengikuti jadwal yang ditetapkan.
"Kita sudah memasuki fase eksekusi. Kita tidak hanya melihat kesiapan melalui laporan, tetapi juga memastikan langsung kondisi di lapangan. Setiap workstream harus bergerak dalam satu timeline, setiap kebutuhan yang masih perlu diselesaikan harus segera dituntaskan, dan setiap isu harus memiliki PIC serta target penyelesaian yang jelas," papar Troy.
Kesiapan lintasan balapan menjadi prioritas, dengan Direktur Utama MGPA Ananda Mikola turut memantau kondisi di lapangan. Standar yang dipasang bukan sekadar event terlaksana, tetapi aman, lancar, dan berkualitas.
Tips Traveler Menyambut MotoGP Mandalika
- Kunci akomodasi dan tiket penerbangan lebih awal, mengingat okupansi hotel NTB sudah nyaris penuh.
- Pantau jadwal tambahan penerbangan dari dan ke NTB untuk opsi rute alternatif.
- Siapkan rencana wisata di luar sirkuit: destinasi alam, kuliner, dan produk ekonomi kreatif NTB.
- Detail jadwal, tiket, dan akses menuju Sirkuit Mandalika sebaiknya dikonfirmasi melalui kanal resmi penyelenggara dan dinas pariwisata setempat.
MotoGP Mandalika 2026 menawarkan pengalaman yang lebih dari sekadar balapan: perpaduan lintasan kelas dunia, tambahan konektivitas, dan destinasi NTB yang bisa dinikmati dalam satu perjalanan. Rencanakan perjalanan sejak jauh hari agar tidak terjebak keterbatasan akomodasi dan transportasi pada pekan balapan.