Baznas Kerahkan Tim Medis ke Desa Avolua, 182 Warga Korban Banjir Parigi Moutong Dapat Pengobatan Gratis
PARIGI MOUTONG — Layanan kesehatan pascabencana menjadi kebutuhan krusial bagi warga Desa Avolua yang masih bertahan di pengungsian. Tim medis gabungan yang diterjunkan RSB Parigi Moutong bersama Baznas Sulawesi Tengah dan pemerintah daerah setempat menemukan sejumlah keluhan kesehatan serius di lapangan, mulai dari hipertensi hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Pemeriksaan yang dilakukan meliputi cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta asam urat. Warga juga mendapat fasilitas konsultasi medis dan obat-obatan yang diberikan secara cuma-cuma.
Hipertensi dan ISPA Mendominasi Keluhan Warga
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, kadar kolesterol, gula darah, dan asam urat tinggi menjadi temuan yang memerlukan perhatian. Beberapa warga lainnya terdiagnosa mengalami dispepsia, myalgia, hingga diare akut.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, menegaskan langkah preventif ini penting untuk mencegah komplikasi penyakit lanjutan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia.
"Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap mampu memulihkan kondisi fisik para korban pascabencana serta mengingatkan pentingnya mengontrol kesehatan, terutama bagi lansia dan warga yang memiliki riwayat penyakit," ujar Idy dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9).
32 Jiwa Masih Bertahan di Tenda Pengungsian
Bencana banjir bandang yang melanda Desa Avolua tidak hanya merusak puluhan rumah warga, tetapi juga sempat melumpuhkan akses Jalan Trans Sulawesi. Data terbaru BPBD mencatat 32 jiwa dari 10 kepala keluarga (KK) hingga kini masih bertahan di tenda pengungsian milik PMI dan Kemensos.
Kehadiran layanan medis di lokasi bencana memastikan kebutuhan kesehatan warga tetap menjadi prioritas selama masa pemulihan. Idy menambahkan, dukungan dari masyarakat luas sangat dibutuhkan untuk membantu warga Parigi Moutong bangkit dari masa sulit.
"Mari kita bersama-sama mengulurkan tangan dan memanjatkan doa terbaik agar saudara-saudara kita di Parigi Moutong diberikan kekuatan serta ketabahan untuk segera bangkit dari masa sulit ini," tuturnya.