Motor Listrik Mulai Rp4 Jutaan September 2026, Ini Daftar Harga dan Spesifikasinya

Kementerian Keuangan menetapkan skema insentif motor listrik berlaku mulai September 2026 dengan subsidi Rp3-5 juta per unit.
Penulis: Galih
Jumat, 11 September 2026 | 10:41:01 WIB

SPIRITBANGSA.COM — Kementerian Keuangan mengumumkan perubahan skema insentif motor listrik yang berlaku mulai September 2026. Besaran subsidi turun menjadi Rp3-5 juta per unit dari sebelumnya Rp7 juta, dengan kuota target 1 juta unit dan anggaran Rp3 triliun.

Syarat penerima insentif adalah motor listrik produksi dalam negeri dengan TKDN tinggi. Alva dan Gesits dipastikan masuk daftar penerima, sementara dasar hukumnya mengacu pada PMK yang masih dalam proses penerbitan.

ZPT Nimbas Jadi Motor Listrik Termurah Mulai Rp4 Jutaan

ZPT Nimbas menempati posisi teratas sebagai motor listrik paling murah di pasaran September 2026. Desainnya mengadopsi gaya skuter klasik Italia untuk mobilitas harian ringan.

  • Harga: Rp4-6 jutaan (tergantung varian dan wilayah)
  • Motor: Hub drive 1.000 Watt
  • Baterai: SLA 48V 25Ah
  • Jarak tempuh: 40-50 km per charge
  • Kecepatan maksimal: 50 km/jam

Kelebihan utama ada di harga paling murah dan perawatan mudah. Kekurangannya, baterai masih tipe SLA bukan lithium, sehingga jarak tempuh terbatas.

Exotic Sterrato Rp5,59 Juta, Jarak Tempuh 80 Km

Exotic Sterrato dari grup Pacific Bike jadi pilihan populer di kelas entry-level. Tampilan sporty dengan harga terjangkau menjadikannya favorit untuk mobilitas jarak dekat.

  • Harga: Rp5,59 jutaan (OTR Jakarta)
  • Jarak tempuh: 80 km per charge
  • Kecepatan maksimal: 60 km/jam

Jarak tempuh 80 km cukup untuk pemakaian harian, meski fitur yang ditawarkan masih terbatas.

Greentech Scood Tembus 100 Km per Charge

Greentech Scood menawarkan jarak tempuh lebih jauh di kelasnya. Tersedia dua varian baterai dengan selisih harga cukup signifikan.

  • Harga: Rp7,5 jutaan (VRLA) / Rp9 jutaan (lithium)
  • Baterai: 72V 32Ah
  • Jarak tempuh: 100 km per charge
  • Kecepatan maksimal: 60-65 km/jam

Bodi kokoh dan garansi baterai panjang jadi nilai jualnya. Catatan, varian VRLA butuh waktu charging lebih lama.

Uwinfly T3 Rp8,9 Juta dengan Baterai Lithium 60V

Uwinfly T3 mengandalkan baterai lithium yang lebih ringan dan tahan lama. Varian lithium 2026 jadi pilihan menarik untuk penggunaan harian, termasuk kalangan pengemudi ojol.

  • Harga: Rp8,9-11,8 jutaan (tergantung varian)
  • Baterai: 60V 20Ah (lithium)
  • Jarak tempuh: 50-70 km per charge
  • Kecepatan maksimal: 60 km/jam

VinFast Evo 200 dan Gesits G1 di Kelas Harga Lebih Tinggi

VinFast Evo 200 dari Vietnam dibanderol Rp15 jutaan dengan jarak tempuh 150-200 km per charge. Jarak tempuhnya paling jauh di kelas harganya, meski jaringan servis masih terbatas.

Gesits G1 dipasarkan Rp21,9 juta OTR dan berpotensi turun ke sekitar Rp18,9 juta setelah insentif Rp3 juta. Motor listrik nasional ini memenuhi syarat TKDN tinggi, dengan jarak tempuh 100 km dan kecepatan maksimal 100 km/jam.

Tips Memilih Sesuai Kebutuhan Harian

Untuk jarak dekat di bawah 10 km, ZPT Nimbas atau Exotic Sterrato sudah memadai. Pemakaian 10-30 km sehari lebih cocok pakai Greentech Scood atau Uwinfly T3 yang jarak tempuhnya lebih panjang.

Perhatikan juga jenis baterai. Lithium memang lebih mahal, tapi lebih ringan dan awet dibanding SLA atau VRLA. Cek ketersediaan jaringan servis sebelum membeli, terutama untuk merek dengan cakupan dealer terbatas.

Reporter: Galih