5 Mercedes-Benz Tercepat Tanpa Badge AMG, Ada SLR McLaren
SPIRITBANGSA.COM — Mercedes-Benz SLR McLaren memakai mesin V8 supercharged 5.4 liter rakitan tangan AMG bertenaga 617 horsepower, tapi tidak menyandang badge AMG di buritannya. Sepanjang sejarahnya, Mercedes beberapa kali merilis model berperforma tinggi di luar lini AMG, mulai dari hypercar hasil kolaborasi dengan McLaren hingga SUV listrik mewah Maybach. Berikut lima di antaranya yang membuktikan divisi performa bukan satu-satunya jalan Mercedes mencetak mobil cepat.
AMG identik dengan Mercedes-Benz paling cepat selama beberapa dekade terakhir. Mercedes mengakuisisi perusahaan tuner itu untuk menyulap mobil mewahnya jadi sports car sungguhan: tenaga lebih besar, respons gas lebih tajam, handling lebih presisi, plus pemakaian carbon fiber untuk memangkas bobot.
Bagian terpenting dari resep itu ada di ruang mesin. Model puncak AMG memakai mesin rakitan tangan, tiap unit dirakit satu teknisi di bawah filosofi "one man, one engine". Tapi Mercedes juga beberapa kali meluncurkan mobil cepat tanpa badge AMG sama sekali, bahkan sebagian menyembunyikan jantung pacu buatan Affalterbach di balik kapnya.
Mercedes-Benz SLR McLaren, Hypercar Kolaborasi Dua Pabrikan
SLR McLaren dikembangkan bersama McLaren dan Mercedes, dan tidak ada satu pun badge AMG di bodinya. Meski begitu, mesinnya tetap dirakit tangan oleh AMG di Affalterbach.
Mengapa tanpa badge AMG? SLR dirancang sebagai halo car bersama Mercedes–McLaren sekaligus penghormatan modern untuk racer 300SLR era 1950-an. Proyek ini berjalan seiring program Formula 1 Mercedes bersama McLaren. McLaren memegang monokok carbon fiber dan perakitan akhir di Woking, Inggris, sehingga identitas SLR dan McLaren yang melekat, bukan divisi performa internal Mercedes.
V8 supercharged 5.4 liter di SLR menghasilkan 617 horsepower dan torsi 575 lb-ft. Versi puncak 722 Edition mendorong tenaganya ke 641 horsepower dan torsi 605 lb-ft. Tenaga disalurkan lewat transmisi otomatis lima percepatan ke roda belakang.
Total produksi diperkirakan hanya 2.157 unit antara 2003 dan 2010, terbagi dalam versi coupe, roadster, dan Stirling Moss speedster tanpa atap. SLR 722 mampu menembus 60 mph dari posisi diam dalam 3,6 detik dengan kecepatan puncak 209 mph.
Mercedes-Maybach S 680, V12 Terakhir Tanpa Badge AMG
Mercedes bercombustion paling bertenaga yang bisa dibeli hari ini tanpa badge AMG memakai mesin yang dulu menyandangnya. Mercedes-Maybach S 680 menggendong V12 twin-turbo 6.0 liter berkode M279, unit yang sama dengan S65 AMG sebelum Mercedes menghentikan lini V12 performanya.
Di S 680, mesin itu menghasilkan 621 horsepower dan torsi 664 lb-ft. Bobot limusin mewah ukuran penuh ini diangkut dari 0 ke 60 mph dalam 4,3 detik, dengan kecepatan puncak dibatasi elektronik di 155 mph. Pada generasi W223 yang muncul 2021, S 680 jadi Mercedes V12 pertama yang menyalurkan tenaga ke keempat roda lewat 4MATIC.
Ada kendala besar bagi calon pemiliknya. V12 ini tidak lagi lolos aturan emisi Eropa, sehingga Mercedes menariknya dari pasar Benua Biru. Pembeli yang menginginkan S 680 dua belas silinder harus mencari di Amerika Serikat, China, Timur Tengah, Jepang, atau Korea Selatan. Di wilayah lain, Maybach S-Class tertinggi hanya sampai V8 S580.
Kelangkaan itu, ditambah posisi V12 yang jelas mendekati akhir masa produksi, membuat S 680 layak diperhatikan. Meski tenaganya setara SLR, karakter keduanya jauh berbeda. V12 di S 680 disetel mengutamakan kehalusan, dan dalam banyak situasi pemiliknya lebih memilih duduk di kursi belakang ketimbang menyetir sendiri.
Mercedes-Maybach EQS 680 SUV, Motor Listrik dari AMG
Maybach EQS 680 SUV adalah Mercedes non-AMG paling bertenaga saat ini, tapi motor listriknya justru berasal dari AMG. Konfigurasi dua motor itu sama dengan yang dipakai sedan EQS 53, sehingga versi Maybach menghasilkan 649 horsepower dan torsi 700 lb-ft.
Angka itu melompat jauh dari 536 horsepower milik EQS 580 SUV standar. SUV ultra-mewah berbobot 6.779 pound ini melesat dari 0 ke 60 mph dalam 4,1 detik, meski kecepatan puncaknya dibatasi 130 mph.
Baterai berkapasitas 118 kWh menawarkan jarak tempuh sekitar 280 mil dalam siklus EPA. Pengisian cepat DC dari 10 ke 80 persen memakan waktu sekitar setengah jam.
Sebagai catatan, EQS 53 AMG memulai dari tenaga yang sama, 649 horsepower, lalu naik ke 751 horsepower lewat paket Dynamic Plus opsional. Trik tambahan itu tidak tersedia di versi Maybach.
Mengapa Mercedes Tetap Punya Lini Cepat di Luar AMG
Sejak sepenuhnya bergabung ke Mercedes pada 1999, AMG terus sibuk menggarap model performa. Namun Mercedes tetap memproduksi mesin cepat dan bertenaga yang tidak pernah menyandang badge AMG.
Sebagian mobil itu menyembunyikan perangkat keras AMG di balik bodi limusin yang kalem. Sebagian lain merupakan eksperimen motorsport, SUV listrik, atau flagship mewah yang memang tidak membutuhkan sentuhan AMG.
Lima model di atas menunjukkan Mercedes-Benz tetap tahu cara membuat mobil cepat, bahkan ketika tidak sedang berusaha menjual divisi AMG kepada pembeli.