IHSG Uji Support 6.460, Analis Beberkan Peluang Rebound dan 10 Saham Pilihan
SPIRITBANGSA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan di level 6.478,65 dan bersiap menguji area pertahanan teknikal 6.460–6.480 pada sesi Jumat (2/10/2026). Konsensus analis MNC Sekuritas dan Phintraco Sekuritas menilai indeks berada di fase akhir koreksi minor dengan indikator Stochastic RSI jenuh jual di 14,2, membuka peluang rebound menuju 6.540–6.580.
Pada penutupan Kamis (1/10/2026), rata-rata nilai transaksi harian mencapai Rp12,65 triliun dengan volume 21,9 miliar saham. Investor asing membukukan aksi jual bersih Rp312 miliar, terkonsentrasi pada saham perbankan berkapitalisasi besar, sementara pemodal institusi mulai mengakumulasi saham energi dan tambang mineral.
Rentang 6.460–6.480 Jadi Penentu Arah Indeks
Level tersebut mencerminkan rasio Fibonacci Retracement 61,8 persen. Menurut konsensus analis, jika area ini tertembus, indeks berisiko menguji level psikologis 6.420. Sebaliknya, technical rebound berpeluang menguji resistansi 6.540–6.580.
Tiga Sentimen Makro yang Mengawal Bursa Hari Ini
Pergerakan bursa domestik dipengaruhi arah belanja APBN kuartal IV, efektivitas penahanan suku bunga acuan BI-Rate, serta lonjakan harga minyak mentah Brent yang bertahan di atas US$106 per barel.
Rupiah Stabil, BI Kawal Kurs di Bawah Rp17.650
Rupiah dibuka di rentang Rp17.605–Rp17.625 per dolar AS, setelah ditutup Rp17.615 per dolar AS sebelumnya. Penguatan tertahan oleh indeks dolar AS (DXY) di posisi 104,18 dan imbal hasil US Treasury 10-tahun di level 4,21 persen.
Bank Indonesia terus melakukan intervensi terpadu di pasar spot, DNDF, dan pasar sekunder SBN untuk mengunci kurs di bawah Rp17.650 per dolar AS.
Emas Antam dan Minyak Mentah Bertahan Tinggi
Harga emas batangan Antam bertengger di Rp2.592.000 per gram, sejalan dengan emas spot dunia di kisaran US$2.448–US$2.455 per troy ounce. Minyak mentah Brent bertahan di US$106,35 per barel dan WTI di US$102,15 per barel akibat ketatnya kuota produksi OPEC+.
Rekomendasi 10 Saham untuk Sesi I
Berikut panduan perdagangan saham pilihan analis:
- BMRI: beli Rp6.700–Rp6.750, target Rp7.000/Rp7.150, stop loss < Rp6.625
- BBRI: beli Rp5.050–Rp5.100, target Rp5.300/Rp5.425, stop loss < Rp5.000
- BBCA: beli Rp9.900–Rp9.975, target Rp10.200/Rp10.350, stop loss < Rp9.850
- TLKM: beli Rp2.940–Rp2.980, target Rp3.100/Rp3.180, stop loss < Rp2.900
- ASII: beli Rp5.075–Rp5.125, target Rp5.275/Rp5.375, stop loss < Rp5.000
- INDF: beli Rp6.725–Rp6.775, target Rp6.950/Rp7.050, stop loss < Rp6.675
- MEDC: beli Rp1.550–Rp1.590, target Rp1.680/Rp1.740, stop loss < Rp1.510
- ANTM: beli Rp1.470–Rp1.500, target Rp1.560/Rp1.620, stop loss < Rp1.440
- BRMS: beli Rp374–Rp380, target Rp400/Rp414, stop loss < Rp368
- AMRT: beli Rp2.840–Rp2.880, target Rp3.000/Rp3.080, stop loss < Rp2.800
Jaga Kas 20–25 Persen Jelang Akhir Pekan
Pelaku pasar disarankan mempertahankan porsi kas 20–25 persen untuk mengantisipasi aksi ambil untung menjelang penutupan pekan.