SPIRITBANGSA.COM — Jay Idzes harus menepi 35-45 hari akibat nyeri quadriceps kaki kiri. Absennya kapten Timnas Indonesia itu memaksa skuad Garuda mencari pengganti menjelang FIFA ASEAN Cup 2026 pekan depan. Empat nama bek tengah masuk kandidat kuat mengisi posisi yang ditinggalkan.
Nyeri di bagian paha depan atau quadriceps kaki kiri membuat Jay Idzes harus berjuang di meja operasi. Kondisi ini memaksa Timnas Indonesia memutar otak menyusun lini belakang untuk turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 yang bergulir pekan depan.
Posisi bek tengah menjadi prioritas utama yang harus segera diisi. Sejumlah nama sudah masuk radar tim pelatih sebagai opsi pengganti kapten skuad Garuda tersebut.
Justin Hubner, Duet yang Sudah Teruji dengan Idzes
Justin Hubner disebut sebagai kandidat paling siap mengisi posisi bek tengah. Pemain berusia 23 tahun itu sudah sering berduet dengan Idzes di lini pertahanan Timnas Indonesia.
Pengalaman Hubner sebagai bek di skuad Garuda tidak perlu diragukan lagi. Mentalitas dan keberaniannya dalam disiplin bertahan menjadi nilai tambah tersendiri.
Statusnya sebagai pemain reguler di Eredivisie bersama Fortuna Sittard menambah bobot kandidatnya. Jam terbang di kompetisi Eropa menjadi modal penting menghadapi turnamen level internasional.
Elkan Baggott, Postur Ideal untuk Pertahanan Udara
Elkan Baggott menawarkan keunggulan berbeda dengan postur tubuh paling ideal di antara para pemain Timnas Indonesia. Bodi kekar dan tegap berpadu tinggi badan yang menjulang membuatnya menonjol.
Kemampuan Baggott disebut terus berkembang. Bek yang pernah mentas di Carabao Cup bersama Millwall FC dengan catatan bermain penuh itu kini dinilai lebih matang.
Kombinasi postur dan pengalaman kompetisi Inggris membuat Baggott menjadi opsi kuat untuk mengawal pertahanan skuad Garuda.
Kevin Diks dan Rizky Ridho, Opsi Pelapis di Lini Belakang
Dua nama lain yang masuk daftar pengganti adalah Kevin Diks dan Rizky Ridho. Keduanya dinilai memiliki kualitas untuk mengisi posisi bek tengah jika dibutuhkan.
Kehadiran empat kandidat ini memberi tim pelatih ruang manuver lebih luas. Absennya Idzes selama 35-45 hari tidak membuat posisi bek Timnas Indonesia kosong tanpa solusi.
Turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi ujian pertama bagi lini pertahanan tanpa sang kapten. Siapa pun yang dipilih, ia harus mampu menjaga stabilitas pertahanan skuad Garuda sejak laga pembuka.