FIFA ASEAN Cup 2026: Arif Aiman Hingga Paulo Josue, 3 Andalan Malaysia yang Akan Dihadapi Timnas Indonesia
SPIRITBANGSA.COM — Jakarta — Laga klasik Asia Tenggara kembali memanas. Indonesia dan Malaysia dipastikan saling jegal di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, turnamen yang dijadwalkan bergulir pada 24 September hingga 4 Oktober 2026. Jika melihat materi pemain yang dimiliki skuad asuhan Tan Cheng Hoe, langkah tim Garuda di fase grup diprediksi tidak akan mulus.
Rivalitas kedua negara memang punya akar sejarah yang dalam. Dari 96 pertemuan sejak 1957, Indonesia unggul tipis dengan 39 kemenangan berbanding 36 milik Malaysia, serta 21 laga lain berakhir imbang. Namun, performa terkini justru berpihak pada Harimau Malaya yang tampil konsisten hingga semifinal Piala AFF 2026, sementara Indonesia justru tersingkir lebih awal.
Arif Aiman: Ancaman dari Sisi Sayap yang Bikin Bek Kiri Gelisah
Sosok pertama yang wajib diantisipasi adalah Arif Aiman. Winger 24 tahun milik Johor Darul Ta'zim ini bukan nama asing di kancah Asia. Kecepatan dan kelincahannya dalam melakukan dribel menjadi mimpi buruk bagi bek lawan. Pada uji coba pramusim awal bulan ini, ia bahkan berhasil membuka keunggulan JDT saat menahan imbang Chelsea dengan skor 3-3.
Catatan internasionalnya juga impresif. Sejak debut pada 28 Mei 2021, ia telah mengoleksi 40 penampilan bersama timnas senior Malaysia dengan sumbangan delapan gol dan 13 assist. Meski sempat absen di Piala AFF 2026, proyeksinya untuk tampil di FIFA ASEAN Cup 2026 jelas menjadi sinyal bahaya bagi pertahanan Indonesia.
Sergio Aguero: Otak Kreatif yang Mengalirkan Bola di Lini Kedua
Dari lini tengah, Malaysia punya Sergio Aguero. Gelandang serang naturalisasi asal Argentina ini baru saja meneken kontrak dengan PSM Makassar untuk BRI Super League 2026/2027. Kedatangannya ke Liga Indonesia tentu membuatnya semakin paham karakter permainan pemain lokal, termasuk para penggawa Timnas Indonesia.
Pada Piala AFF 2026, pemain 32 tahun ini menjadi pilihan utama di enam pertandingan. Ia bukan sekadar pengatur ritme, tetapi juga menambah variasi serangan dengan visi bermainnya. Dengan 23 caps, tiga gol, dan dua assist, ia adalah jembatan antara lini tengah dan depan yang membuat transisi Malaysia begitu cair.
Paulo Josue: Kapten di Lapangan yang Tenang di Depan Gawang
Ujung tombak Harimau Malaya dipercayakan kepada Paulo Josue. Striker berdarah Brasil berusia 37 tahun ini masih menjadi tumpuan utama di lini depan. Bermain untuk Kuala Lumpur City, ia memiliki naluri tajam dalam mencari ruang di kotak penalti dan tetap tenang dalam tekanan ketat.
Rekornya berbicara lantang: 36 caps dengan 12 gol dan satu assist sejak debut pada 23 Maret 2023. Pada Piala AFF 2026, ia menyumbang tiga gol dari enam laga. Kombinasi pengalaman dan ketenangannya di area pertahanan lawan membuatnya menjadi sosok paling berbahaya yang harus dipantau ketat oleh lini belakang Indonesia.
Dengan tiga kekuatan di lini berbeda ini, Malaysia jelas tidak datang ke Jakarta hanya untuk menjadi pelengkap. Pertandingan melawan Indonesia di fase grup dipastikan akan berjalan sengit dan penuh taktik.