Castindo FA Juara KU-14, Festival Arema FC Grassroot 2026 Tuntas

Castindo FA memastikan gelar juara KU-14 setelah menuntaskan laga final tanpa kebobolan satu gol pun.
Penulis: Doni
Senin, 31 Agustus 2026 | 04:11:31 WIB

SPIRITBANGSA.COM — Turnamen pembinaan usia dini yang berlangsung sejak Jumat hingga Minggu (28–30/8/2026) itu menyajikan pertandingan yang ketat di pekan pamungkas. Castindo FA tampil dominan sepanjang laga final dan memastikan gelar juara tanpa kebobolan satu gol pun di laga penentu.

Selain Castindo FA yang merebut gelar utama, RSI Macan Putih dan Gama FA berbagi posisi sebagai juara ketiga bersama. Gama FA juga mendapat penghargaan khusus Best Team berkat catatan disiplin, kelengkapan administrasi, serta sikap sportif para pemain dan pelatihnya di sepanjang turnamen.

Castindo FA Borong Penghargaan Individu

Dominasi Castindo FA tidak hanya di lapangan. Penghargaan Best Player diraih kapten tim, Abiyyu Satria Brahmantya, yang menjadi motor permainan timnya sepanjang turnamen. Kiper mereka, Husnul Abdillah, juga dinobatkan sebagai Best Goalkeeper berkat penampilan solid di bawah mistar gawang.

Sementara itu, gelar Top Scorer menjadi milik Mulya Febri Andika dari Gama FA dengan koleksi tujuh gol. Dari sisi kepelatihan, Davit Sitanggang dari Karlos FC membawa pulang penghargaan Best Coach atas kontribusinya membawa timnya tampil di partai puncak.

Manajemen Arema FC: Kualitas Turnamen Meningkat

Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kesuksesan acara ini. Ia menilai persiapan para pelatih, antusiasme penonton, hingga performa para peserta menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan tahun ini.

"Semoga event ini bisa tergelar rutin dan reguler, kalau bisa setahun dua kali. Harapan terbesar kami, dari ajang ini lahir talenta-talenta luar biasa yang kelak tak hanya memperkuat klub-klub profesional di Jawa Timur, tetapi juga mampu membela Tim Nasional Indonesia di masa depan," ujar Sudarmaji.

Ia juga memberikan pujian khusus kepada para wasit muda yang memimpin jalannya pertandingan secara adil dan tegas selama tiga pekan pelaksanaan festival.

Wejangan Bung Ovan: Jaga Diri dan Hidup Mandiri

Momen penutupan berlangsung hangat saat founding father Arema, Ovan Tobing, memberikan arahan langsung kepada para pemain muda dan orang tua. Ia menekankan pentingnya disiplin diri di luar lapangan dan mengingatkan para pemain untuk menjauhi pergaulan bebas serta aksi balap liar yang bisa menghancurkan karier sepak bola.

"Sepatu bola itu senjata kalian. Belajarlah mandiri: semir sepatumu sendiri, cuci bajumu sendiri, dan jangan biasakan bergantung pada orang tua untuk hal-hal itu. Di lapangan lawanmu adalah mereka yang beda kostum, tapi begitu peluit akhir berbunyi, kalian semua adalah sahabat dan saudara," tegas Ovan.

Rangkaian festival ditutup dengan yel-yel khas yang dipimpin langsung oleh Ovan Tobing: "Salam Satu Jiwa! Arema! Salam Satu Bangsa! Indonesia! Dari Grassroot! Untuk Indonesia!"

Reporter: Doni