Pencarian

Angkasa Pura Tanam 14.000 Mangrove di Kubu Raya, Target Cegah Abrasi Pesisir

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 10:06:31 WIB
Angkasa Pura Tanam 14.000 Mangrove di Kubu Raya, Target Cegah Abrasi Pesisir
Petugas dan warga menanam bibit mangrove di kawasan Ekowisata Pelangi Kapuas Park, Sungai Kakap, Kubu Raya, Sabtu (tanggal).

SPIRITBANGSA.COM — Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Deputy Regional Human Capital & Business Support Kantor Regional VI PT Angkasa Pura Indonesia, Muhamad Haikal, mengatakan pemilihan lokasi bukan tanpa alasan.

"Penanaman dipusatkan di kawasan Ekowisata Pelangi Kapuas Park, Kecamatan Sungai Kakap, sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan dan TJSL," ujarnya di Sungai Raya, Sabtu.

Investasi Jangka Panjang untuk Pesisir

Haikal menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremoni penghijauan. Ada target ekologis yang lebih besar, yakni mencegah abrasi dan memulihkan fungsi kawasan pesisir yang rusak.

"Penanaman 14.000 pohon mangrove ini bukan sekadar program seremonial penghijauan, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan ekosistem pesisir dan kesejahteraan masyarakat sekitar," kata Haikal.

Program ini juga masuk dalam implementasi InJourney Green – Fokus Alam. Inisiatif tersebut mendorong aksi lingkungan berkelanjutan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kolaborasi dan Dampak Ekonomi

Pelaksanaan penanaman melibatkan sejumlah pihak. Balai Pengelolaan Ekosistem Mangrove dan Gambut, Dinas Lingkungan Hidup Kubu Raya, Camat Sungai Kakap, hingga Kepala Desa Sungai Kupah turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Selain memulihkan ekologi, keberadaan hutan mangrove baru ini diharapkan memperkuat daya tarik Pelangi Kapuas Park sebagai destinasi edukasi dan wisata alam. Dampaknya bisa dirasakan langsung oleh warga sekitar.

Peningkatan aktivitas wisata berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal. Keterlibatan warga dalam menjaga kawasan mangrove juga menjadi kunci keberlanjutan program.

PT Angkasa Pura Indonesia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program TJSL yang berkelanjutan dan inklusif. Perusahaan ingin memberi nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara.

Keberadaan bandara dan operasional perusahaan diharapkan tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Sumber: megapolitan.antaranews.com

Follow spiritbangsa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks