Gunung Sinabung Erupsi Senin Pagi, Status Waspada Level II dan Radius Aman 3 Km

Kolom abu tebal terlihat menyelimuti kawasan sekitar Gunung Sinabung setelah erupsi Senin pagi.
Penulis: Rendra
Senin, 31 Agustus 2026 | 22:05:39 WIB

SPIRITBANGSA.COM — Gunung Sinabung kembali menunjukkan aktivitasnya. Erupsi Senin pagi ini menghasilkan kolom abu tebal yang condong ke arah timur dan tenggara, membuat kawasan di sekitarnya diselimuti material vulkanik. Bagi traveler yang berencana ke Tanah Karo, penting memahami status terbaru gunung setinggi 2.460 mdpl ini sebelum menyusun itinerary.

Riwayat Erupsi: dari Tidur Panjang hingga Aktif Kembali

Sinabung tercatat tidak pernah meletus sejak tahun 1600, dengan letusan terakhir diperkirakan terjadi sekitar tahun 800. Namun pada 27 Agustus 2010, gunung ini mendadak aktif kembali dan mengeluarkan asap, abu vulkanik, hingga lava pada 29 Agustus dini hari. Status saat itu naik ke level Awas dan 12 ribu warga dievakuasi ke delapan lokasi penampungan.

Sejak peristiwa 2010 tersebut, Sinabung konsisten menjadi salah satu gunung aktif di Indonesia. Sepanjang 2013 hingga 2021, gunung ini berkali-kali erupsi. Sebelum kejadian hari ini, letusan terakhir tercatat pada 28 Juli 2021 dengan kolom asap setinggi 4.500 meter.

Daya Tarik dan Fakta Unik di Balik Kegarangannya

Meski berstatus waspada, kawasan Sinabung menyimpan daya tarik tersendiri. Gunung ini pernah menjadi lokasi syuting film dokumenter Into the Inferno (2016) arahan sutradara Werner Herzog, yang mengangkat kisah gunung-gunung vulkanik di seluruh dunia.

Di kaki gunung terdapat Danau Lau Kawar seluas sekitar 200 hektar, tepatnya di Desa Kutagugung, Kecamatan Naman Tera, Kabupaten Karo. Danau ini kerap dijadikan lokasi berkemah dan memancing, menawarkan alternatif wisata alam selain Danau Toba yang lebih populer.

Aturan Keselamatan dan Zona Terlarang

Pasca-erupsi Senin pagi, Armen Putra mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak panik namun tetap waspada. Aktivitas dilarang di desa-desa yang sudah direlokasi serta di radius radial 3 km dari puncak Sinabung dan 4,5 km untuk sektoral selatan-timur. Rekomendasi ini berlaku untuk keselamatan bersama, mengingat arah sebaran abu yang terus dipantau.

Traveler yang berada di area sekitar disarankan memantau informasi resmi dari Badan Geologi atau Pos Pengamatan Gunung Sinabung sebelum melanjutkan perjalanan.

Tips Berkunjung Aman ke Tanah Karo

  • Pantau status gunung melalui kanal resmi Badan Geologi sebelum berangkat.
  • Hindari zona terlarang radius 3 km dari puncak dan 4,5 km di sektor selatan-timur.
  • Gunakan masker jika abu vulkanik menyebar ke area wisata dan permukiman.
  • Untuk informasi terkini jalur akses dan kondisi lapangan, konfirmasi ke Dinas Pariwisata Kabupaten Karo atau pos pemantau setempat.

Bagi yang tetap ingin menikmati keindahan Karo, durasi ideal berkunjung ke danau dan area aman di kaki Sinabung adalah satu hingga dua hari, dengan tetap memprioritaskan keselamatan sebagai pertimbangan utama.

Reporter: Rendra