Polda Sumsel Pasok 100 Jerigen Formula X-Fire ke 11 Polres untuk Operasional Karhutla

Polda Sumsel menyalurkan 100 jerigen pemadam api X-Fire untuk operasional karhutla di 11 polres jajaran.
Penulis: Doni
Senin, 07 September 2026 | 15:13:02 WIB

PALEMBANG — Penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera Selatan mendapat sokongan sarana baru berupa 100 jerigen formula pemadam api khusus jenis X-Fire. Logistik tersebut diserahkan langsung di Mako Satbrimob Polda Sumsel, Palembang, pada Senin.

Bahan pemadam api yang juga dikenal sebagai Cross Fire ini merupakan formula campuran air yang telah mengantongi hasil uji kelayakan dari Aslog Mabes Polri. Pengujian itu dilakukan sebelum cairan kimia pemadam tersebut diproduksi massal dan dibagikan ke satuan jajaran kepolisian daerah maupun resor.

Sebaran 100 Jerigen X-Fire di Jajaran Polda Sumsel

Distribusi cairan pemadam tersebut dibagi secara merata untuk unit patroli polda serta polres jajaran yang memiliki potensi kerawanan tinggi. Satuan Sabhara mengantongi porsi separuh dari total pasokan yang tersedia.

"Dari total 100 jerigen, sebanyak 50 jerigen disalurkan untuk Satuan Sabhara, sedangkan 50 jerigen sisanya dibagikan ke 10 polres jajaran," katanya.

Alokasi pembagian untuk jajaran kepolisian resor dikelompokkan menjadi dua kategori penerimaan logistik:

  • Polres OKI, Ogan Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Muara Enim menerima masing-masing 6 jerigen.
  • Polres OKU, OKU Timur, Prabumulih, Lahat, serta Polrestabes Palembang menerima masing-masing 4 jerigen.

Kesiapsiagaan Operasional di Lapangan

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya di Palembang pada Senin menyatakan bahwa pembagian logistik pemadaman tersebut merupakan langkah strategis dalam mengantisipasi ancaman titik api.

"Dukungan sarana dan prasarana pemadaman yang telah teruji kualitasnya ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas serta efektivitas personel di lapangan," katanya.

Polda Sumsel memastikan seluruh jajaran polres penerima sarana tetap berada dalam status siaga. Kecepatan personel menuju lokasi titik api dipatok menjadi prioritas utama guna mencegah eskalasi kebakaran lahan meluas serta meminimalkan dampak buruk bagi masyarakat luas.

Reporter: Doni