Posyandu Nyalabu Daya Pantau Tumbuh Kembang Anak, Babinsa Pamekasan Dampingi Pelayanan
SPIRITBANGSA.COM — Posyandu di Balai Dusun Timur, Desa Nyalabu Daya, Kecamatan Pamekasan, kembali menggelar pemantauan tumbuh kembang balita pada Minggu (27/9/2026). Selain penimbangan dan pengukuran tinggi badan, ibu-ibu yang datang juga mendapat vitamin serta makanan tambahan berupa kacang hijau dan telur rebus.
Babinsa Koramil 0826-01/Pamekasan, Serka Tomy, turut mendampingi jalannya pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak di Posyandu Desa Nyalabu Daya. Kehadirannya menjadi bagian dari pendampingan wilayah binaan, sekaligus memastikan warga terlayani dengan baik.
Kegiatan rutin ini menyasar balita sebagai kelompok utama. Pemeriksaan berkala memungkinkan perubahan berat dan tinggi badan anak terpantau sejak dini, sehingga orang tua maupun petugas kesehatan bisa segera mengambil langkah bila ada indikasi masalah pertumbuhan.
Layanan yang Diberikan di Posyandu
Posyandu Nyalabu Daya menyediakan sejumlah layanan dasar dalam satu kali kunjungan. Mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian vitamin, hingga makanan tambahan.
- Penimbangan berat badan untuk melihat kenaikan dari bulan ke bulan
- Pengukuran tinggi badan sebagai indikator pertumbuhan fisik
- Pemberian vitamin untuk mendukung daya tahan tubuh anak
- Makanan tambahan berupa kacang hijau dan telur ayam rebus
Kombinasi layanan ini membantu ibu memantau apakah anak tumbuh sesuai usianya. Jika ada penurunan atau kenaikan yang tidak wajar, petugas bisa langsung mencatat dan menindaklanjuti.
Peran Babinsa dalam Pendampingan Posyandu
Serka Tomy menyebut pendampingan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah binaannya. Fokus utamanya adalah mendukung upaya pencegahan stunting sejak dini.
"Dengan adanya pemeriksaan secara rutin, pertumbuhan dan perkembangan anak dapat dipantau sejak dini sehingga apabila ditemukan adanya masalah dapat segera ditindaklanjuti," ujarnya.
Pemeriksaan rutin, menurutnya, memungkinkan kondisi anak diketahui lebih awal. Bila ditemukan indikasi masalah kesehatan, penanganan bisa segera dikoordinasikan dengan pihak terkait.
Posyandu sebagai Ruang Komunikasi Warga
Posyandu tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemeriksaan. Kegiatan ini juga menjadi ruang pertemuan antara masyarakat dan berbagai unsur pelayanan di tingkat desa.
"Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk berinteraksi dengan warga dan menyerap berbagai informasi maupun perkembangan yang ada di masyarakat," terang Serka Tomy.
Interaksi langsung seperti ini membuka jalur komunikasi antara warga dan aparat wilayah. Kebutuhan masyarakat bisa lebih cepat diketahui dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing pihak.
Yang Perlu Ibu Perhatikan Setelah dari Posyandu
Hasil pemeriksaan di Posyandu sebaiknya tidak berhenti di buku catatan. Ibu bisa mencermati grafik pertumbuhan anak, apakah berat dan tinggi badannya naik sesuai rentang usia.
Asupan gizi harian di rumah tetap jadi kunci. Makanan tambahan seperti kacang hijau dan telur yang diberikan di Posyandu adalah contoh sederhana yang bisa dilanjutkan di rumah dengan variasi lain.
Jika petugas menyarankan rujukan atau pemeriksaan lanjutan, jangan ditunda. Penanganan awal yang cepat biasanya memberi hasil lebih baik dibanding menunggu gejala memburuk.
Pemantauan tumbuh kembang anak memang butuh konsistensi. Membawa anak ke Posyandu setiap bulan, memperhatikan asupan gizinya, dan menindaklanjuti temuan petugas adalah cara paling praktis yang bisa dilakukan keluarga di desa maupun kota.