Maung Garuda MV3 Jadi Mobil Dinas Menteri: Tampilan dan Spesifikasinya

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menggunakan Maung Garuda MV3 buatan PT Pindad sebagai kendaraan dinas.
Penulis: Doni
Selasa, 06 Oktober 2026 | 11:41:01 WIB

SPIRITBANGSA.COM — PT Pindad mulai mengirim Maung Garuda MV3 ke garasi para menteri koordinator Kabinet Merah Putih, dengan sekitar 18 unit tersebar ke menko dan kepala lembaga. Kendaraan taktis ini secara tampilan mirip versi limousine Presiden Prabowo, tapi ada satu detail yang hilang di atapnya. Harga resminya belum dibuka ke publik, dan baru segelintir pejabat yang benar-benar memakainya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut jumlah unit Maung Garuda MV3 yang sudah diserahkan ke pejabat negara mencapai 18 unit. Mobil buatan PT Pindad itu diprioritaskan untuk para menteri koordinator dan kepala lembaga, bukan seluruh anggota kabinet.

Artinya, tidak semua menteri di Kabinet Merah Putih sudah menerima kendaraan ini. Airlangga menyebut pembagiannya masih bertahap dan baru menyentuh lingkaran teratas pemerintahan.

Siapa Saja yang Sudah Pakai Maung Garuda MV3

Airlangga Hartarto menjadi salah satu pejabat yang sudah menggunakan Maung Garuda untuk mobilitas harian. Selain dia, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar alias Cak Imin juga mulai memakai kendaraan yang sama.

Cak Imin mengunggah momen pertamanya berangkat kerja dengan Maung Garuda di Instagram. Dia menyebut mobil itu sebagai bukti kemampuan industri dalam negeri.

"Hari ini, untuk pertama kalinya saya berangkat bertugas dengan Maung Garuda, kendaraan dinas buatan PT Pindad. Bukti penting kalau Indonesia mampu. Dirancang, dirakit, dan dikerjakan oleh tangan anak bangsa sendiri. Kita ingin masyarakat bangga pada produk dalam negeri. Dari kendaraan dinas, sampai UMKM di pasar desa, semangatnya sama: pakai karya sendiri, besarkan bangsa sendiri," tulis Cak Imin.

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi yang juga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjajal mobil tersebut. Menurut dia, kenyamanan Maung Garuda tidak perlu diragukan karena fasilitas yang diberikan negara.

"Bagus (mobilnya, red.) cinta NKRI. Nyaman. Fasilitas yang dikasih negara, pasti nyaman," kata Bahlil.

Tampilan Maung Garuda MV3 untuk Menteri

Secara visual, Maung Garuda MV3 versi menteri ini nyaris kembar dengan MV3 Garuda Limousine yang dipakai Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Garis bodi kotak, proporsi tinggi, dan posisi kabin yang tegak menunjukkan karakter kendaraan taktis, bukan sedan eksekutif biasa.

Bedanya ada di atap. Maung Garuda MV3 untuk para menteri tampak tidak dilengkapi sunroof, sementara versi limousine presiden memilikinya. Detail ini terlihat dari foto-foto yang beredar saat sejumlah menteri memakai mobil tersebut.

Perbedaan sunroof itu masuk akal untuk kendaraan dinas lapis kedua. Sunroof di MV3 Garuda Limousine biasanya terkait kebutuhan protokoler tertentu, bukan fitur yang wajib ada di mobil menteri.

Spesifikasi dan Basis Kendaraan

Maung Garuda MV3 dikembangkan PT Pindad sebagai kendaraan taktis ringan yang bisa dipakai untuk berbagai keperluan, termasuk mobilitas pejabat negara. Basisnya adalah kendaraan 4x4 dengan bodi yang dirancang untuk medan berat sekaligus jalan aspal.

  • Produsen: PT Pindad
  • Varian yang dipakai menteri: Maung Garuda MV3
  • Varian presiden/wapres: MV3 Garuda Limousine
  • Konfigurasi: kendaraan taktis 4x4
  • Jumlah unit tahap awal: sekitar 18 unit
  • Penerima: menteri koordinator dan kepala lembaga

PT Pindad belum mempublikasikan rincian spesifikasi teknis lengkap versi menteri, termasuk kapasitas mesin, tenaga, dan torsi. Informasi yang beredar masih terbatas pada tampilan eksterior dan keterangan pejabat yang memakainya.

Yang Perlu Diperhatikan

Klaim "nyaman" dari Bahlil dan Airlangga baru sebatas kesan pengguna, belum ada pengujian independen soal kenyamanan kabin, peredaman suara, atau konsumsi BBM Maung Garuda MV3. Untuk kendaraan dinas yang dipakai harian di Jakarta, tiga hal itu biasanya jadi penentu kepuasan pemakai.

Harga per unit juga belum dibuka. Tanpa angka itu, publik sulit menilai efisiensi pengadaan dibandingkan kendaraan dinas impor yang selama ini dipakai. Pemerintah menyebut penggunaan Maung sebagai dorongan untuk produk dalam negeri, tapi transparansi biaya tetap jadi pertanyaan wajar.

Distribusi yang baru menyentuh menko dan kepala lembaga juga menandakan produksi PT Pindad belum bisa memenuhi kebutuhan seluruh kabinet dalam waktu singkat. Kalau targetnya menggantikan kendaraan dinas impor secara menyeluruh, kapasitas produksi jadi pekerjaan rumah berikutnya.

Verdict: Mobil Dinas atau Simbol Politik?

Maung Garuda MV3 untuk menteri berfungsi ganda. Secara teknis, ia kendaraan taktis 4x4 yang bisa dipakai di berbagai kondisi jalan. Secara politik, ia pesan bahwa pejabat negara memakai produk PT Pindad.

Bagi pembaca yang penasaran dengan produk Pindad, Maung Garuda MV3 layak dipantau, terutama kalau versi sipilnya nanti dijual ke publik. Untuk sekarang, informasi yang tersedia masih sebatas tampilan dan keterangan pejabat, belum ada data uji yang bisa dipakai menilai performa sebenarnya.

Reporter: Doni