Pencarian

Garuda Indonesia Stopover Program Buka Penerbangan Domestik Gratis ke Danau Toba hingga Labuan Bajo

Selasa, 06 Oktober 2026 • 11:01:01 WIB
Garuda Indonesia Stopover Program Buka Penerbangan Domestik Gratis ke Danau Toba hingga Labuan Bajo
Garuda Indonesia meluncurkan Garuda Indonesia Stopover Program bagi penumpang internasional.

SPIRITBANGSA.COM — PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk meluncurkan Garuda Indonesia Stopover Program, skema perjalanan yang memungkinkan penumpang internasional menambah penerbangan domestik tanpa biaya tambahan ke sejumlah destinasi wisata prioritas. Program kolaborasi bersama Kementerian Pariwisata dan Mastercard ini menyasar penumpang rute jarak jauh dan regional yang memenuhi kriteria tertentu. Empat Destinasi Pariwisata Prioritas yang bisa dijangkau lewat program ini adalah Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Program ini mengintegrasikan konektivitas penerbangan, pengembangan destinasi, dan jangkauan pasar internasional. Tujuannya mendorong trafik wisatawan mancanegara sekaligus memperluas perjalanan mereka ke berbagai wilayah Indonesia.

Cara Kerja Program Stopover

Garuda Indonesia Stopover Program menyasar penumpang internasional pada rute jarak jauh (long-haul) dan regional tertentu yang memenuhi kriteria. Penumpang bisa menambahkan penerbangan lanjutan domestik tanpa biaya tambahan ke destinasi yang berpartisipasi.

Penambahan segmen itu dilakukan saat melakukan pemesanan tiket. Dengan skema tersebut, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan dari pintu masuk internasional dan menjelajahi destinasi lain dalam satu rangkaian perjalanan.

Pendekatan ini mendorong terbentuknya pola perjalanan multi-destinasi. Perjalanan yang biasanya berhenti di satu pintu masuk utama kini bisa berlanjut ke kota atau kawasan lain di Indonesia.

Empat Destinasi Prioritas yang Bisa Dijangkau

Program ini membuka akses lebih luas menuju Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP). Empat destinasi yang disebut dalam program ini adalah Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Perluasan arus perjalanan tersebut diharapkan mendorong belanja wisatawan secara langsung di daerah. Dampaknya diarahkan untuk memperkuat ekosistem pariwisata lokal, termasuk pelaku UMKM.

Mengapa Program Ini Diluncurkan

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 menunjukkan kedatangan wisatawan mancanegara masih terkonsentrasi di dua pintu masuk utama. Bali mencatat 6,9 juta kunjungan, sementara Jakarta sebanyak 2,8 juta kunjungan.

Konsentrasi itu membuat destinasi di luar Bali dan Jakarta kurang tersentuh arus wisatawan internasional. Program stopover menjadi salah satu cara memeratakan distribusi kunjungan ke daerah.

Plt. Direktur Niaga Garuda Indonesia, Mukhtaris, menyampaikan peran strategis maskapai dalam menghubungkan wisatawan mancanegara dengan jaringan domestik.

"Sebagai maskapai penerbangan nasional Indonesia, Garuda Indonesia memegang peran strategis dalam menghubungkan wisatawan mancanegara tidak hanya dengan pintu masuk utama Indonesia, tetapi juga dengan berbagai destinasi melalui jaringan domestik kami," ujar Mukhtaris dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Mukhtaris menambahkan program ini menjadi bagian dari upaya mendorong trafik inbound, memperluas pergerakan wisatawan di dalam negeri, serta memperkuat kontribusi konektivitas Garuda Indonesia terhadap pertumbuhan sektor pariwisata nasional.

Dukungan Kementerian Pariwisata dan Mastercard

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, menilai akselerasi pariwisata berkualitas membutuhkan kolaborasi erat pemerintah dan pelaku industri.

"Inisiatif seperti Program Stopover Garuda Indonesia dapat mendorong wisatawan mancanegara untuk menjelajahi destinasi baru, sekaligus memastikan perputaran ekonomi pariwisata dirasakan langsung oleh masyarakat daerah dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia," kata Ni Made Ayu Marthini.

Mastercard masuk sebagai mitra strategis dengan memanfaatkan jangkauan jaringan global dan wawasan konsumen berbasis data. Country Manager Mastercard Indonesia, Aileen Goh, menyebut kolaborasi ini dirancang untuk mendiversifikasi arus kunjungan wisatawan mancanegara ke luar pintu masuk utama.

"Melalui akses ke jaringan pemegang kartu global, kami mengalirkan belanja lintas batas langsung ke ekosistem pariwisata daerah, perajin lokal, serta pelaku UMKM di seluruh nusantara," ujar Aileen Goh.

Pasar yang Disasar pada Fase Awal

Mastercard akan menjalankan program promosi terarah di sejumlah pasar utama, yakni Singapura dan Malaysia, pada fase perencanaan perjalanan. Aktivasi juga menyasar wisatawan di Singapura, Malaysia, Korea Selatan, dan wisatawan mancanegara yang tiba di Bali.

Promosi itu memanfaatkan kanal digital untuk meningkatkan kesadaran mengenai program stopover. Sasaran akhirnya mendorong wisatawan menambahkan destinasi domestik dalam rencana perjalanan mereka.

Garuda Indonesia mengoperasikan dan mengelola program di seluruh jaringan domestiknya. Langkah itu sekaligus menguji model operasional untuk mendukung konektivitas regional yang lebih luas.

Bagi traveler yang ingin memanfaatkan skema ini, penambahan penerbangan domestik dilakukan saat pemesanan tiket dan hanya berlaku untuk penumpang yang memenuhi kriteria rute. Informasi terkini soal destinasi yang berpartisipasi dan syarat kelayakan dapat dikonfirmasi langsung melalui kanal resmi Garuda Indonesia.

Sumber: olenka.id

Follow spiritbangsa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks