7 Fakta Menarik Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
SPIRITBANGSA.COM — Timnas Indonesia resmi menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Thailand 4-2 lewat adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Kemenangan ini mengakhiri penantian gelar senior selama 35 tahun sekaligus menaikkan ranking FIFA Indonesia ke peringkat 117 dunia.
Gelar juara edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026 jadi momen bersejarah bagi sepak bola Indonesia. Pertandingan final yang berlangsung ketat hingga 120 menit menyimpan banyak cerita menarik di balik perayaan Skuad Garuda.
1. SUGBK Dipadati 70.098 Penonton
Sebanyak 70.098 penonton tercatat hadir langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk menyaksikan partai puncak. Panitia sebelumnya telah menjual sekitar 67.000 tiket untuk laga final.
Chant dan yel-yel suporter terdengar sepanjang pertandingan. Dukungan dari tribun terus mengiringi perjuangan para pemain hingga laga berakhir.
2. Thailand Bermain 10 Pemain tapi Tetap Cetak 2 Gol
Thailand harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-84 setelah Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua. Pelanggaran terhadap Ole Romeny membuat Indonesia unggul jumlah pemain di fase akhir waktu normal.
Meski begitu, Thailand tidak menyerah. Mereka sempat mencetak gol melalui Peeradol Chamrasamee pada babak perpanjangan waktu sebelum Indonesia menyamakan kedudukan lewat Elkan Baggott pada menit ke-116.
3. Emil Audero Jadi Penentu di Adu Penalti
Kiper berusia 29 tahun itu beberapa kali melakukan penyelamatan penting selama pertandingan. Perannya semakin terlihat saat adu penalti ketika ia menggagalkan eksekusi Nattapong Sayriya.
Setelah eksekusi terakhir Thailand gagal, para pemain Indonesia langsung menghampiri Audero. Selebrasi pun pecah di tengah lapangan SUGBK.
4. Tidak Ada Pemain Indonesia yang Lahir Saat Terakhir Juara
Indonesia terakhir kali meraih gelar sepak bola senior pada SEA Games 1991 di Manila, Filipina. Ketika itu, skuad Garuda yang dilatih Anatoli Polosin mengalahkan Malaysia 4-3 lewat adu penalti setelah bermain tanpa gol hingga perpanjangan waktu.
Pemain tertua Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 adalah Joey Pelupessy yang kini berusia 33 tahun. Meski menjadi pemain paling senior, Pelupessy pun belum lahir ketika Indonesia meraih gelar pada 1991. Setelahnya ada Kevin Diks, Emil Audero, dan Calvin Verdonk yang sama-sama berusia 29 tahun.
5. Mitchell Baker Jadi Top Skor
Baker mencetak lima gol sepanjang turnamen dan menjadi top skor FIFA ASEAN Cup 2026. Menariknya, seluruh gol tersebut dicetak dalam satu pertandingan saat Indonesia mengalahkan Bangladesh 9-2 pada laga terakhir Grup A.
Baker sebenarnya masih memiliki kesempatan menambah gol di final karena bermain penuh selama 120 menit. Namun, ia tidak berhasil mencetak gol ke gawang Thailand.
6. Trofi Pertama di Edisi Perdana Turnamen
FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan edisi perdana turnamen ini. Indonesia langsung menorehkan namanya sebagai juara pertama sepanjang sejarah kompetisi.
Gelar ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia akan trofi di level senior sejak SEA Games 1991. Kemenangan tersebut turut menaikkan ranking FIFA Indonesia ke peringkat 117 dunia.
7. Drama 120 Menit yang Berakhir di Titik Putih
Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2 hingga 120 menit sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti. Indonesia akhirnya menang 4-2 dan memastikan gelar juara.
Laga final yang digelar Senin (5/10/2026) di SUGBK ini menjadi salah satu pertandingan paling dramatis sepanjang sejarah Timnas Indonesia di level senior.
Kemenangan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar trofi biasa. Gelar ini menutup penantian 35 tahun dan menandai generasi baru Skuad Garuda yang belum pernah merasakan juara senior sebelumnya.