Prancis Salurkan 10 Juta Barel Solar Cadangan, Harga BBM Turun 12-18 Sen Euro
SPIRITBANGSA.COM — Prancis menyiapkan 10 juta barel bahan bakar diesel dari cadangan strategis nasional untuk disalurkan ke para penyalur, sebagai bagian dari keputusan terkoordinasi negara-negara G7. Langkah ini diklaim mampu menurunkan harga bahan bakar di stasiun pengisian sebesar 12-18 sen euro per liter. Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu menyatakan dekret yang mengizinkan penyaluran akan segera ditandatangani dan berlaku selama tiga bulan.
Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu mengumumkan kebijakan tersebut dalam pidato kepada masyarakat, Rabu (7/10), seperti dikutip kantor berita ANTARA dari Moskow. Pengumuman datang hanya lima hari setelah Presiden Emmanuel Macron mengumpulkan para pemimpin G7 untuk merespons lonjakan harga energi akibat konflik di Timur Tengah.
Dekret Tiga Bulan dan Mekanisme Penyaluran ke Penyalur
Lecornu menegaskan bahwa dekret presiden yang mengizinkan penggunaan cadangan strategis akan segera ditandatangani. Penyaluran ditetapkan berlangsung selama tiga bulan sejak dekret berlaku.
Bahan bakar diesel yang dilepas dibeli sebelum harga melonjak. Pemerintah menyalurkannya ke para penyalur dengan harga sesuai biaya cadangan negara, bukan harga pasar terkini.
"Sebagai bagian dari keputusan ini, kami akan menyediakan 10 juta barel bahan bakar diesel dari cadangan kami kepada para penyalur di Prancis. Saya akan segera menandatangani dekret yang mengizinkan langkah ini, yang akan berlangsung selama tiga bulan," kata Lecornu.
Selat Hormuz Lumpuh, Harga Solar Cetak Rekor 2,41 Euro per Liter
Lonjakan harga bahan bakar di Prancis dipicu eskalasi konflik terkait Iran yang dimulai pada Februari. Konflik tersebut praktis menghentikan pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur pasokan utama bagi minyak mentah, produk minyak bumi, dan gas alam cair dunia.
Pada September, harga bahan bakar diesel di Prancis menembus rekor 2,41 euro (2,7 dolar AS) per liter. Harga rata-rata bensin juga mencapai puncak tertinggi sepanjang sejarah di angka 2,2 euro per liter.
Menteri Keuangan Prancis Roland Lescure memperkirakan harga bahan bakar akan tetap tinggi dalam waktu lama. Pernyataan itu memperkuat alasan pemerintah menggelontorkan cadangan strategis lebih cepat.
Keputusan G7: Hingga 100 Juta Barel Dilepas ke Pasar
Pada 2 Oktober, Macron mengumumkan bahwa negara-negara G7 sepakat melepas hingga 100 juta barel bahan bakar dari cadangan strategis masing-masing ke pasar. Prancis mengambil porsi 10 juta barel dari total tersebut.
Langkah kolektif ini menandai respons terkoordinasi pertama G7 terhadap gangguan pasokan energi sejak konflik Timur Tengah memanas awal tahun. Negara-negara anggota lain diperkirakan menyusul dengan pengumuman serupa dalam waktu dekat.
Dampak langsung bagi konsumen Prancis adalah potensi penurunan harga di pompa bensin sebesar 12-18 sen euro per liter selama periode tiga bulan penyaluran cadangan. Besaran itu cukup signifikan di tengah harga solar yang sudah menembus 2,41 euro per liter.