Pertamina Patra Niaga Bantu 4 Posyandu Balikpapan Cegah Stunting

Kader Posyandu menunjukkan alat antropometri kit bantuan Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan.
Penulis: Rendra
Jumat, 09 Oktober 2026 | 09:01:01 WIB

SPIRITBANGSA.COM — Angka prevalensi stunting di Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan, masih tergolong tinggi. Untuk memperkuat deteksi dini tumbuh kembang balita, PT Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan menyerahkan bantuan alat antropometri kit ke empat Posyandu setempat. Bantuan ini menyasar bayi, balita, hingga lansia.

Alat Apa Saja yang Diserahkan?

Paket bantuan mencakup timbangan bayi digital, timbangan dewasa digital, tensimeter digital, serta alat cek gula darah, kolesterol, dan asam urat lengkap dengan stiknya. Ada pula termometer digital. Peralatan ini dipakai kader Posyandu untuk memantau status gizi warga secara rutin.

Mengapa Posyandu Jadi Kunci Pencegahan Stunting?

Posyandu berperan besar dalam stimulasi, deteksi dini, dan intervensi dini terhadap tumbuh kembang anak balita. Pemantauan dilakukan lewat penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan sesuai tahapan standar. Data yang akurat membantu menurunkan prevalensi stunting di Kota Balikpapan.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT PPN RU V Balikpapan, Dodi Yapsenang, menyebut puskesmas dan kader Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

"Kami percaya bahwa akses terhadap layanan kesehatan yang memadai merupakan pondasi utama dalam mendukung tumbuh kembang bayi dan balita yang sehat sebagai generasi penerus bangsa," tutur Dodi.

Prevalensi Stunting di Baru Ilir Masih Tinggi

Pimpinan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Baru Ilir, Erika, mengapresiasi bantuan tersebut. Menurutnya, angka prevalensi stunting di Baru Ilir masih cukup tinggi sehingga intervensi dini jadi prioritas.

"Bantuan alat antropometri kit balita bermanfaat bagi kader untuk menurunkan prevalensi stunting karena merupakan bentuk intervensi dini. Bantuan juga harus dimanfaatkan dengan baik sehingga mutu pelayanan kepada warga dapat berjalan secara optimal," tegas Erika.

Apa Itu Antropometri dan Kenapa Penting?

Antropometri adalah pengukuran tubuh untuk menilai status gizi. Jenis ukuran yang biasa diambil meliputi berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas, lingkar kepala, lingkar dada, lingkar pinggul, dan tebal lemak di bawah kulit. Pengukuran berat serta tinggi badan wajib mengikuti tahapan sesuai standar agar hasilnya valid.

Kader Posyandu, Jamri, mengaku lebih bersemangat melayani warga setelah menerima bantuan ini.

"Terima kasih Pertamina atas bantuan antropometri yang diberikan. Bantuan yang diberikan ini membuat kami lebih semangat melayani warga kami," ucap Jamri.

Bagian dari Program Kaliandra dan TJSL

Kegiatan ini masuk dalam Program Kaliandra (Kampung Baru Ilir Mandiri, Indah dan Sejahtera). Inisiatif tersebut sejalan dengan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Bantuan juga mendukung peningkatan kesehatan lansia di wilayah tersebut.

Bagi ibu yang ingin memantau tumbuh kembang anak, manfaatkan jadwal Posyandu rutin setiap bulan. Pastikan berat dan tinggi badan anak tercatat konsisten. Jika ada tanda berat badan tidak naik atau pertumbuhan melambat, segera konsultasikan ke puskesmas terdekat.

Reporter: Rendra