Komdigi Desak Roblox Buka Kantor dan Tempatkan Pimpinan di Jakarta

Menteri Komdigi Meutya Hafid bertemu Co-Founder dan CEO Roblox David Baszucki di Silicon Valley, Amerika Serikat.
Penulis: Doni
Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:21:01 WIB

SPIRITBANGSA.COM — Kementerian Komunikasi dan Digital mendesak Roblox membuka kantor resmi di Jakarta dan menempatkan pimpinan senior untuk pasar Indonesia. Desakan itu disampaikan dalam pertemuan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dengan Co-Founder sekaligus CEO Roblox David Baszucki di Silicon Valley, Amerika Serikat. Langkah ini menegaskan Indonesia tidak ingin sekadar jadi pasar konsumen bagi platform game global.

Desakan tersebut muncul dalam pertemuan antara Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dan Co-Founder sekaligus CEO Roblox, David Baszucki, di Silicon Valley, Amerika Serikat. Pemerintah ingin perusahaan teknologi global tidak hanya melayani pasar Indonesia dari jauh.

Kontribusi Nyata, Bukan Sekadar Pasar

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menyatakan keterlibatan raksasa teknologi asing harus diimbangi kontribusi nyata terhadap ekosistem digital nasional.

"Indonesia memiliki ekosistem digital yang terus berkembang. Karena itu, kami ingin perusahaan teknologi global tidak hanya hadir untuk melayani pasar, tetapi juga membangun kehadiran yang lebih nyata di Indonesia," ujar Edwin Hidayat Abdullah.

Menurut Komdigi, kehadiran fisik dan kepemimpinan lokal penting agar komunikasi regulasi berjalan lebih efektif. Perusahaan juga dinilai lebih mudah dimintai pertanggungjawaban ketika memiliki entitas dan tim yang menetap di Indonesia.

Wajib Patuh PP TUNAS

Pertemuan di Silicon Valley juga membahas kepatuhan Roblox terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Menteri Komdigi Meutya Hafid menegaskan seluruh platform digital yang melayani masyarakat Indonesia wajib tunduk pada hukum nasional tanpa terkecuali.

"Roblox dan platform global lainnya memiliki ruang untuk berkembang di Indonesia, tetapi kehadiran tersebut berjalan bersama kewajiban memenuhi regulasi nasional. Ketentuan yang berlaku perlu diterapkan secara konsisten kepada seluruh platform," tegas Meutya, dalam keterangan resmi Komdigi.

Pemerintah mengapresiasi sejumlah langkah proteksi yang sudah diluncurkan Roblox. Langkah itu mencakup teknologi perkiraan usia berbasis pemindaian wajah (facial age estimation), pembatasan fitur komunikasi anak, serta kehadiran Roblox Kids dan Roblox Select.

Meski begitu, Komdigi menilai verifikasi usia untuk pengguna di bawah 16 tahun masih perlu ditingkatkan.

Keamanan Anak Harus Dirancang Sejak Awal

Dirjen Ekosistem Digital Edwin Hidayat Abdullah menambahkan aspek keamanan anak harus dirancang sejak awal pengembangan produk (safety-by-design), bukan sekadar penanganan reaktif setelah masalah timbul.

Implementasi safety-by-design pada Roblox mencakup tiga hal. Pertama, pembatasan interaksi, yakni membatasi obrolan anak dengan pengguna tak dikenal secara ketat. Kedua, pencegahan celah off-platform, yaitu mencegah alih obrolan dari dalam game ke saluran perpesanan luar yang sulit diawasi orang tua. Ketiga, deteksi dini risiko melalui sistem cerdas yang mampu mengenali dan menghentikan perilaku berisiko sejak awal.

Respons Roblox dan Laporan Berkala

Co-Founder sekaligus CEO Roblox David Baszucki menyatakan kesiapan pihaknya menyesuaikan platform dengan aturan hukum yang berlaku di Indonesia.

"Kami terus menyesuaikan pengembangan produk agar dapat memenuhi ketentuan yang berlaku di Indonesia," kata David Baszucki.

Untuk memastikan kepatuhan berjalan nyata, Komdigi mewajibkan Roblox menyampaikan laporan pelaksanaan PP TUNAS secara berkala dan terukur. Kewajiban ini diharapkan menciptakan kepastian regulasi bagi industri sekaligus memberi rasa aman bagi orang tua dan anak-anak di Indonesia.

Desakan kepada Roblox menjadi sinyal bagi platform global lain yang aktif di pasar Indonesia. Pemerintah membuka ruang pertumbuhan, dengan catatan kepatuhan regulasi dan kehadiran operasional lokal berjalan seiring.

Reporter: Doni