Pencarian

BYD Tembus 5 Besar Mobil Terlaris Indonesia 2026, Toyota Masih Nomor Satu

Minggu, 11 Oktober 2026 • 12:41:01 WIB
BYD Tembus 5 Besar Mobil Terlaris Indonesia 2026, Toyota Masih Nomor Satu
BYD menembus lima besar penjualan mobil terlaris Indonesia periode Januari–September 2026 dengan 43.727 unit wholesales.

SPIRITBANGSA.COM — BYD menembus lima besar penjualan mobil terlaris di Indonesia sepanjang Januari–September 2026 dengan 43.727 unit wholesales dan pangsa pasar 6,4 persen. Pencapaian ini menempatkan pabrikan listrik asal China itu di antara merek-merek Jepang yang sudah puluhan tahun menguasai pasar. Toyota masih memimpin dengan 197.809 unit dan pangsa 29,1 persen.

Data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menempatkan BYD sebagai pendatang baru yang langsung mengubah peta persaingan otomotif nasional. Sepanjang Januari hingga September 2026, BYD mengantongi 43.727 unit penjualan wholesales atau dari pabrik ke diler.

Angka itu setara 6,4 persen pangsa pasar mobil Indonesia pada periode yang sama. Bagi merek yang baru beberapa tahun beroperasi di Tanah Air, posisi lima besar ini menandai pergeseran yang jarang terjadi di segmen kendaraan penumpang.

Toyota Masih Kuasai Hampir Sepertiga Pasar

Posisi puncak belum tergeser. Toyota mencatat 197.809 unit dengan pangsa pasar 29,1 persen, jauh meninggalkan pesaing terdekatnya. Dominasi Toyota ditopang lini produk yang luas, mulai dari city car hingga MPV keluarga.

Meski begitu, kehadiran BYD di lima besar menunjukkan lanskap pasar tidak lagi sekadar pertarungan antar merek Jepang. Pemain China kini punya basis pembeli yang cukup solid.

Peta Persaingan Mulai Berubah

Masuknya BYD ke jajaran teratas terjadi di tengah pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia. Model-model seperti Atto 3 dan Seal menjadi tulang punggung penjualan, memanfaatkan insentif pemerintah untuk EV sekaligus harga yang kompetitif.

Pabrikan Jepang sendiri belum tinggal diam. Sejumlah merek mulai melepas model hybrid dan EV di segmen yang sama, meski penetrasinya masih kalah cepat dibanding BYD.

Angka Wholesales Jadi Acuan Pasar

Data Gaikindo berbasis penjualan wholesales, bukan ritel dari diler ke konsumen. Metrik ini jadi rujukan utama industri untuk mengukur kinerja pabrikan karena mencerminkan volume yang benar-benar dikirim ke jaringan diler.

Dengan sembilan bulan berjalan, posisi BYD di lima besar membuka peluang pertanyaan baru: apakah tren ini berlanjut hingga akhir tahun, atau justru merek Jepang yang kembali menggeliat di kuartal terakhir.

Sumber: bloombergtechnoz.com

Follow spiritbangsa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks