GIIAS Surabaya 2026: 72 Mobil dan 14 Motor Siap Dites, dari BYD hingga Triumph

Pengunjung mengantre di area registrasi untuk mengikuti sesi uji kendaraan pada pembukaan GIIAS Surabaya 2026 di Grand City Surabaya.
Penulis: Galih
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:08:02 WIB

SPIRITBANGSA.COM — Area uji kendaraan GIIAS Surabaya 2026 bukan sekadar pelengkap pameran. Sejak hari pertama pembukaan di Grand City Surabaya, antrean pengunjung memadati counter registrasi untuk mencoba kendaraan impian mereka. Project Director GIIAS The Series, Abiyoso Wietono, menyebut program ini selalu menjadi magnet terbesar setiap tahunnya—terutama dengan hadirnya merek-merek baru yang belum pernah tampil di edisi sebelumnya.

Jalur Uji 1,4 Km: Menguji Performa di Kondisi Kota Nyata

Panitia menyiapkan dua area pengujian yang berbeda karakter. Untuk mobil, rute mengelilingi kawasan Grand City sejauh 1,4 kilometer—cukup untuk merasakan akselerasi, pengereman, dan kenyamanan suspensi di aspal kota yang tidak mulus sempurna. Sementara untuk motor, area test ride dirancang dengan berbagai rintangan untuk menguji kelincahan dan kontrol, bukan sekadar jalan lurus.

Fasilitas ini memungkinkan calon pembeli membandingkan langsung karakter berkendara antar merek dalam satu hari. Dari SUV tangguh seperti BAIC BJ40 PLUS hingga MPV listrik seperti Wuling AIRA EV, semua bisa dites dengan SIM aktif—A untuk mobil, C untuk motor—setelah registrasi di lokasi.

Daftar Mobil yang Bisa Dicoba: Dari Hybrid Jepang hingga EV China

Lineup test drive tahun ini didominasi kendaraan elektrifikasi, mencerminkan arah pasar otomotif nasional. Toyota membawa Yaris Cross, Zenix Hybrid, dan Veloz Hybrid—pilihan menarik bagi yang ingin beralih dari ICE murni tanpa khawatir infrastruktur charging. Honda menyediakan STEP WGN e:HEV dan HR-V e:HEV untuk segmen keluarga.

Dari kubu China, BYD membawa M6 EV dan ATTO 1, sementara Wuling menghadirkan AIRA EV dan Darion EV. Chery menurunkan Tiggo 8 CSH dan Tiggo 9 CSH—dua SUV hybrid yang belakangan gencar dipromosikan. Hyundai menawarkan Palisade untuk segmen premium dan Creta N Line untuk yang mencari sensasi sporty.

  • SUV & Off-road: BAIC BJ40 PLUS, BJ30 HEV, Jeep, Jetour, GWM
  • MPV & Keluarga: Toyota Zenix Hybrid, Honda STEP WGN, KIA, Mitsubishi
  • EV Murni: BYD M6 EV, Wuling AIRA EV, Vinfast, X-PENG, Polytron G3+
  • Sedan & Hatchback: Mazda, Suzuki, Changan, Geely, Omoda Jaecoo

Test Ride Motor: Dari Royal Enfield 450 hingga Skuter Listrik

Pecinta roda dua juga punya panggung sendiri. Triumph membawa Speed 400 dan Scrambler 400x—dua model yang jadi favorit di kelas naked bike entry-premium. Royal Enfield menyediakan Meteor 350 dan Himalayan 450 untuk penggemar motor bergaya klasik dengan karakter mesin santai.

Yang menarik, motor listrik mendapat porsi signifikan. Kupprum menurunkan empat model termasuk URB-X HD dan Beat Konversi, sementara Polytron membawa FOX 200 dan FOX 350. Scomadi Adventure Series 200i dan Vespa Sprint S melengkapi pilihan untuk pengendara yang mengutamakan gaya.

Persyaratan test ride lebih ketat: helm wajib, celana panjang, dan sepatu tertutup. Panitia juga membatasi kecepatan di area rintangan demi keamanan bersama—konsekuensi yang wajar untuk area uji di tengah pusat kota.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Datang

Dengan 86 merek yang berpartisipasi, waktu antre di area test drive bisa mencapai 30-60 menit di jam sibuk—terutama untuk model populer seperti BYD ATTO 1 dan Toyota Zenix Hybrid. Datang di hari kerja atau pagi hari sebelum pukul 11.00 adalah strategi terbaik untuk memaksimalkan waktu pengujian.

Perlu dicatat, jalur uji di area perkotaan tidak bisa merepresentasikan kondisi jalan tol atau medan off-road ekstrem. Untuk pengujian performa puncak—misalnya akselerasi 0-100 km/jam atau handling kecepatan tinggi—pengunjung tetap perlu melakukan test drive lanjutan di dealer setelah pameran.

GIIAS Surabaya 2026 berlangsung hingga 30 Agustus di Grand City Surabaya. Tiket masuk terpisah dari biaya registrasi test drive, dan pengunjung disarankan membawa SIM asli—fotokopi atau foto SIM tidak akan dilayani panitia.

Reporter: Galih