NasDem Sulsel Bidik 24 Kursi DPRD dan 7 Kursi DPR RI, Kader yang Tak Serius Diancam Dipecat
MAKASSAR — NasDem Sulsel membidik 24 kursi DPRD Sulsel pada pemilu mendatang, naik dari 17 kursi saat ini. Target tersebut diumumkan dalam bimbingan teknis kader yang digelar di Hotel Claro Makassar, Minggu (30/8/2026). Partai besutan Surya Paloh itu juga menargetkan minimal 7 kursi DPR RI dari daerah pemilihan Sulsel, bertambah dari lima kursi yang kini dimiliki.
Target 24 Kursi DPRD dan 7 Kursi DPR RI
Dalam konsolidasi tersebut, Ketua DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif, menekankan penguatan konsolidasi dan peningkatan kapasitas kader menjadi kunci untuk menambah kursi. "Kita terus tingkatkan ilmu, konsolidasi, dan komunikasi. Apa pun aturan pemilunya, dengan kader yang siap, NasDem pasti mampu menambah kursi," tegasnya.
Target 24 kursi DPRD Sulsel berarti menambah tujuh kursi dari perolehan sebelumnya. Sementara untuk DPR RI, tambahan dua kursi diperlukan untuk mencapai angka tujuh. Partai mengandalkan infrastruktur partai dan kesiapan kader di 24 kabupaten/kota se-Sulsel.
Ancaman Pemecatan untuk Kader yang Tidak Serius
Syaharuddin memberikan peringatan keras kepada seluruh kader. Mulai 2027, partai akan melakukan evaluasi terhadap keseriusan kader dalam berjuang. "Terdeteksi tidak berjuang serius, pasti akan dipecat. Bukan sekadar diberi sanksi, langsung dipecat," tandas Syaharuddin.
Menurutnya, perjuangan politik menuntut pengorbanan tenaga, waktu, dan pikiran. "Masyarakat akan melihat siapa yang benar-benar konsisten berjuang. Hanya kerja sungguh-sungguh yang akan dihargai rakyat," jelasnya.
Bimtek dan Konsolidasi sebagai Modal Menghadapi Aturan Pemilu
Bimbingan teknis yang digelar di Hotel Claro Makassar ini diikuti seluruh anggota Fraksi NasDem DPRD Sulsel serta perwakilan pengurus dan kader dari kabupaten/kota. Bimtek dibuka langsung Syaharuddin didampingi Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Rachmatika Dewi.
Selain pertemuan tatap muka, konsolidasi juga dilakukan secara daring untuk memastikan seluruh kader memahami tugas dan target. "Semakin banyak kita tingkatkan ilmu, semakin sering berkonsolidasi dan berdiskusi, maka akan lahir ilmu baru, komunikasi baru, dan solusi atas setiap masalah yang muncul," ujar Syaharuddin.
Dengan infrastruktur partai yang sudah terbangun, NasDem Sulsel optimistis menghadapi berbagai kemungkinan perubahan aturan pemilu. "Dengan infrastruktur partai seperti ini, dengan kader-kader seperti ini, apa pun aturan pemilu kita siap. Mau aturannya bagaimana pun, NasDem siap," ucapnya.