FTC Gugat Amazon: Dugaan Skema Biaya Iklan Senilai US$20 Miliar Picu Kenaikan Harga bagi Penjual

FTC bersama 22 negara bagian menggugat Amazon atas dugaan perubahan sistem lelang iklan yang merugikan 1,2 juta penjual sejak 2018.
Penulis: Farah
Rabu, 02 September 2026 | 23:10:01 WIB
Perdagangan Federal AS (FTC) dan 22 negara bagian menggugat Amazon, menuduh raksasa e-commerce itu secara diam-diam mengubah sistem lelang iklan yang merugikan 1,2 juta penjual. Praktik yang berjalan sejak 2018 ini diduga menghasilkan pendapatan tambahan lebih dari US$20 miliar. ISI:

Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) bersama 22 negara bagian resmi menggugat Amazon pada Senin (26/8). Gugatan ini menyoroti praktik penetapan harga pada layanan iklan Sponsored Products, Sponsored Brands, dan Sponsored Display.

Jenis iklan tersebut tampil di hasil pencarian dan halaman produk di situs serta aplikasi Amazon. Para penjual memanfaatkannya untuk menjaring pembeli yang sedang mencari produk serupa.

Praktik yang Dituduhkan FTC

Amazon menjual ruang iklan ini melalui mekanisme lelang. Dalam model standar yang dijelaskan dalam gugatan, pemenang lelang dengan tawaran tertinggi hanya membayar satu sen lebih mahal dari penawar tertinggi kedua.

Sebagai contoh, jika perusahaan A menawar US$15 dan perusahaan B menawar US$12, pemenangnya membayar US$12,01. Sistem ini dikenal sebagai second-price auction.

FTC menuduh Amazon mengubah proses tersebut pada 2018. Alih-alih berpatokan pada tawaran tertinggi kedua, perusahaan disebut menggunakan formula harga internal yang tidak diungkapkan kepada para pengiklan.

Perubahan ini berdampak pada sekitar 1,2 juta pengiklan dan menghasilkan lebih dari US$20 miliar dalam bentuk biaya tambahan. Gugatan tersebut menegaskan bahwa praktik ini berlangsung selama bertahun-tahun tanpa sepengetahuan para penjual yang menjadi korban.

Reporter: Farah