XPeng Nyalakan Lini Produksi Robot Humanoid IRON, Target Produksi Massal Akhir 2026
SPIRITBANGSA.COM — XPeng mengumumkan operasional lini produksi khusus untuk robot humanoid IRON, menandai pergeseran dari sekadar demonstrasi panggung menuju manufaktur nyata. Lini yang berlokasi di Guangzhou ini dibangun dengan standar kelas otomotif, mengadopsi sistem kualitas yang sama seperti yang digunakan untuk merakit mobil listriknya.
Dari Demo Panggung Viral ke Lini Produksi Nyata
IRON pertama kali mencuri perhatian publik saat diluncurkan pada ajang XPeng AI Day, November tahun lalu. Cara berjalannya yang mulus memicu spekulasi bahwa robot itu hanyalah manusia berkostum. Para insinyur akhirnya membuka bagian kaki robot di atas panggung untuk membuktikan keasliannya.
Kini, XPeng mengklaim telah memindahkan IRON dari prototipe riset ke lini produksi yang sesungguhnya. He Xiaopeng, Chairman dan CEO XPeng, menyebut lini robot ini diciptakan dari nol tanpa preseden yang bisa diikuti.
"Lini produksi robot diciptakan dari awal tanpa ada preseden untuk diikuti. Langkah hari ini kecil, tapi XPeng sedang membangun lini produksi untuk kategori produk yang sepenuhnya baru," ujar He Xiaopeng dalam pernyataan resminya. Ia kemudian menyematkan lencana karyawan ke tubuh IRON, sebuah simbolisasi bahwa robot tersebut resmi "masuk daftar gaji" perusahaan.
Otak Turing AI dan 76 Derajat Kebebasan Gerak
Spesifikasi teknis IRON menjadi daya tarik utamanya. Robot ini memiliki 76 derajat kebebasan di seluruh tubuh dan 21 derajat di masing-masing tangan, dibungkus struktur kisi fleksibel yang berfungsi ganda sebagai kulit dan fitur pengaman.
Untuk pengendalian, IRON mengandalkan tiga chip Turing AI buatan XPeng yang diklaim mampu memberikan performa hingga 2.250 TOPS. Kapasitas ini memungkinkan model AI fisik (Physical AI) dijalankan langsung pada robot tanpa perlu operator manusia yang mengendalikan dari jarak jauh.
Pendanaan untuk pengembangan robot ini juga terbilang besar. Bulan lalu, divisi robotika XPeng mengumpulkan dana lebih dari US$900 juta dengan valuasi US$6,3 miliar, menjadikannya putaran pendanaan swasta terbesar di sektor AI embodied China. IDG Capital memimpin putaran ini, dengan partisipasi Tencent dan Alibaba.
Target 1.000 Unit per Bulan dan Perbandingan dengan Tesla Optimus
XPeng menargetkan kapasitas produksi lebih dari 1.000 robot per bulan, dengan ambisi jangka panjang mencapai satu juta unit per tahun pada 2030. Namun, untuk tahap awal, IRON akan ditempatkan di toko dan kampus XPeng sendiri sebelum peluncuran komersial. Penjualan dan pengiriman ke konsumen di China dan luar negeri baru dijadwalkan pada 2027.
Langkah XPeng ini menjadi pembanding yang kurang menguntungkan bagi Tesla dan robot Optimus milik Elon Musk. Musk sebelumnya memprediksi Tesla akan memproduksi sekitar 10.000 unit Optimus pada tahun 2026. Namun pada Januari lalu, ia mengakui belum ada satupun robot tersebut yang melakukan pekerjaan yang berguna. Produksi Optimus di Fremont baru akan dimulai sekitar waktu ini dengan output yang disebutnya "cukup lambat".
Meski demikian, satu robot yang berjalan keluar dari lini produksi belum berarti produksi massal. XPeng belum mengirimkan satu unit pun ke pelanggan yang membayar, dan janji margin kotor per unit IRON yang "jauh lebih tinggi" dari mobil listriknya masih sekadar janji. Pertanyaan mendasar yang harus dijawab pada akhir tahun ini adalah apakah IRON mampu melakukan tugas yang berguna di toko-toko XPeng, atau hanya berdiri menyerupai manusia.