33 Peserta Terbaik OMI Pekanbaru Lolos ke Tingkat Provinsi 2026

Ketua Komite OMI Tingkat Kota Pekanbaru H. Zulfa Hendri
Penulis: Redaksi
Minggu, 13 September 2026 | 06:21:34 WIB

SPIRITBANGSA.com - Pengumuman resmi hasil seleksi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia telah dirilis oleh Komite OMI Pusat pada Sabtu malam (12/09/2026) melalui portal omi.kemenag.go.id.

Meneruskan pengumuman tersebut, Ketua Komite OMI Tingkat Kota Pekanbaru H. Zulfa Hendri, yang juga menjabat sebagai Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren sekaligus Plt. Kasi Pendidikan Madrasah pada Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, merilis daftar nama siswa-siswi terbaik Pekanbaru yang berhasil melaju ke OMI Tingkat Provinsi Tahun 2026.

Pelaksanaan OMI Tahun 2026 ini mengusung tema "Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju". Semangat tema tersebut mewarnai seluruh rangkaian kegiatan OMI Kota Pekanbaru 2026 yang diawali sejak 3 September 2026 melalui Pembukaan dan Defile dari 1.045 peserta hasil seleksi ketat di 144 madrasah dan sekolah, yang dihadiri lebih 2.800 orang di lapangan Pesan Dar El-Hikmah Pekanbaru.

Rangkaian ujian Computer Based Test (CBT) kemudian dilaksanakan secara intensif pada 7 September 2026 di Laboratorium Komputer MAN 1 dan MAN 2 Pekanbaru untuk jenjang MA/SMA Sederajat, serta disusul jenjang MTs/SMP dan MI/SD sederajat pada 8 hingga 9 September 2026 bertempat di Laboratorium Komputer Pesantren Dar-El Hikmah.

H. Zulfa Hendri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, guru pendamping, dan kepala madrasah. Zulfa menegaskan bahwa perjuangan para siswa sejak tingkat satuan pendidikan hingga kota merupakan bukti dedikasi yang luar biasa, sementara bagi siswa yang belum berhasil melaju, OMI tetap menjadi sarana berharga untuk mengasah mental dan potensi diri.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru H. Syahrul Mauludi turut mengapresiasi tinggi kerja keras dan integritas kontingen Kota Pekanbaru. Beliau menekankan bahwa OMI bukan sekadar ajang kompetisi sains dan keagamaan, melainkan ikhtiar bersama dalam membina generasi madrasah yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global sesuai dengan tema yang diusung.

Pada jenjang MI dan SD sederajat untuk cabang Matematika Terintegrasi, kelulusan diraih oleh Rafif Nirbana Aji dari SDIT Al Ittihad Rumbai Pesisir sebagai peringkat terbaik pertama, disusul Kezia Amanda Hendrawan dari SD Indonesian Creative School di posisi terbaik kedua, dan Muhammad Athayya Zahin dari SD Al Azhar Syifa Budi di posisi terbaik ketiga.

Sementara pada cabang IPAS Terintegrasi jenjang SD/MI, capaian terbaik pertama diraih oleh Dyandra Habibie dari SDIT Al Ittihad Rumbai Pesisir, posisi terbaik kedua oleh Zayyan Muhammad Ghani dari SD Islam As Shofa, dan posisi terbaik ketiga oleh Aisyah Ashidqiyah dari MIN 1 Pekanbaru.

Untuk jenjang MTs dan SMP sederajat cabang Matematika Terintegrasi, terbaik pertama diraih oleh Anakin Kaysan Munov dari SMP IT Imam An Nawawi Pekanbaru, disusul Fayyadhi Ahsan Zubir dari PKBM Tahfizh Darussalam pada peringkat terbaik kedua, dan Khalil Arfa Maulana dari SMP Islam As-Shofa di posisi terbaik ketiga.

Cabang IPA Terintegrasi jenjang MTs/SMP diwakili oleh Reysa Ayunda Prameswari dari SMP Darma Yudha sebagai terbaik pertama, Radhin Adrian Salim dari MTsN 1 Kota Pekanbaru sebagai terbaik kedua, serta Anindya Zhafira Khairunnisa dari SMP Islam Al Azhar 37 Pekanbaru di posisi terbaik ketiga.

Adapun pada cabang IPS Terintegrasi jenjang MTs/SMP, peringkat terbaik pertama ditempati Eszquera Aisha dari SMP Darma Yudha, disusul Kamila Husnul Afifah dari MTs Al-Ittihadiyah di peringkat terbaik kedua, dan Muhammad Akbar dari SMP IT Al-Ittihad di posisi terbaik ketiga.

Persaingan ketat juga terlihat pada jenjang MA dan SMA sederajat. Cabang Matematika Terintegrasi dipimpin oleh Bhagaskara Budijono dari MAN 2 Kota Pekanbaru sebagai terbaik pertama, Dirga Aditya Muhtadi dari SMAS Darma Yudha sebagai terbaik kedua, dan Mikael Akbar dari MAN 2 Kota Pekanbaru sebagai terbaik ketiga.

Pada cabang Biologi Terintegrasi, terbaik pertama diraih oleh Sarah Kamilia Nadin dari MAN 1 Pekanbaru, posisi terbaik kedua oleh Sadina Azzura dari MAS Darul Hikmah Pekanbaru, dan posisi terbaik ketiga oleh Muhammad Faqry Syarif dari MAN 1 Pekanbaru.

Cabang Fisika Terintegrasi jenjang MA/SMA didominasi oleh Yoiko Cintya Hana dari MAN 2 Kota Pekanbaru sebagai peringkat terbaik pertama, Adlyn Aldrin Hasan dari MAN 2 Kota Pekanbaru sebagai peringkat terbaik kedua, serta Mutia Kurnia Sari dari MAN 1 Pekanbaru di posisi terbaik ketiga.

Untuk cabang Kimia Terintegrasi, Hafily Fathurrahman Sitorus dari SMAN 8 Pekanbaru sukses menjadi terbaik pertama, disusul Safira Nailah Kayyisah dan Mozalia Naira dari MAN 2 Kota Pekanbaru pada peringkat terbaik kedua dan ketiga.

Cabang Ekonomi Terintegrasi diborong oleh siswa MAN 2 Kota Pekanbaru, yakni Muhammad Faruq Alvarino di posisi terbaik pertama, Nadine Elysia Anindita di posisi terbaik kedua, dan Onna Nazira di posisi terbaik ketiga.

Sementara cabang Geografi Terintegrasi mencatatkan Abiyyu Hadziq Al Hafizh dari MAN 1 Pekanbaru sebagai terbaik pertama, Nabil Alva Reyhan dari MAN 3 Pekanbaru sebagai terbaik kedua, dan Habib Alhabsy Hidayat dari MAN 2 Kota Pekanbaru di posisi terbaik ketiga.

Sebagai puncaknya, Komite OMI Kota Pekanbaru dijadwalkan melangsungkan agenda Penutupan dan Apresiasi Prestasi OMI Tingkat Kota Pekanbaru pada Rabu, 16 September 2026, bertempat di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 (MTsN 2) Pekanbaru, Jalan Yos Sudarso KM 15. Acara tersebut juga akan dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Riau H. Muliardi.

Komite OMI mengimbau seluruh kepala madrasah dan kepala sekolah dari 144 lembaga peserta OMI untuk hadir memeriahkan kegiatan sekaligus memberikan dukungan langsung kepada 33 peserta terbaik OMI tingkat Kota Pekanbaru. Para peserta tersebut akan mewakili Kota Pekanbaru pada seleksi tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 5–6 Oktober 2026.

Reporter: Redaksi