Dua Direktur MDKA Borong 1 Juta Saham di Harga Rp2.830, Transaksi Rp3 Miliar

Dua direktur MDKA membeli 1 juta saham di harga Rp2.830 per lembar pada 23 September 2026.
Penulis: Galih
Selasa, 29 September 2026 | 11:02:31 WIB

SPIRITBANGSA.COM — Dua direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) membeli total 1 juta saham perseroan dengan harga Rp2.830 per lembar. Transaksi yang dilakukan pada 23 September 2026 itu bernilai sekitar Rp3 miliar dan tercatat dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Albert Saputro di MDKA menjadi 0,016%, sedangkan Titien Supeno menjadi 0,012%. Angka itu merujuk pada keterbukaan informasi BEI yang dipublikasikan Selasa (29/9/2026).

Rencana Private Placement 2,44 Miliar Lembar

Aksi borong saham oleh jajaran direksi ini muncul di tengah rencana MDKA menerbitkan saham baru lewat skema Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu IV atau private placement. Perseroan berencana melepas 2.447.298.377 lembar, setara paling banyak 10% dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh, dengan nominal Rp20 per saham.

Manajemen menyebut alasan aksi korporasi ini adalah pengembangan usaha dan peluang ekspansi untuk memperkuat struktur permodalan. Dana segar dari private placement diharapkan menjadi alternatif sumber pendanaan bagi perseroan.

"Melalui PMTHMETD IV, Perseroan diharapkan untuk mendapatkan alternatif sumber pendanaan untuk kepentingan Perseroan," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Rabu (6/5/2026).

Alokasi Dana: 30% Modal Kerja, Sisanya Ekspansi

Rincian penggunaan dana hasil private placement sudah dipaparkan manajemen. Sebanyak 30% dari total dana dialokasikan untuk kebutuhan modal kerja. Sisanya dipakai untuk pengembangan usaha, baik dalam bentuk belanja modal maupun pembelian saham, aset, atau metode transaksi lain pada satu atau lebih perusahaan dengan industri yang sesuai atau terkait dengan kegiatan usaha MDKA.

Manajemen menilai private placement ini akan menambah jumlah saham yang dikeluarkan, sehingga berpotensi meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan di bursa.

Apa Artinya bagi Pemegang Saham

Konsekuensi utama dari aksi korporasi ini adalah dilusi. Setelah pelaksanaan PMTHMETD IV dinyatakan efektif, persentase kepemilikan saham pemegang saham MDKA saat ini akan tergerus maksimum 9,091%.

Bagi investor, pembelian saham oleh dua direktur di harga Rp2.830 bisa dibaca sebagai sinyal keyakinan manajemen terhadap prospek perseroan. Namun sinyal itu datang bersamaan dengan rencana penerbitan saham baru yang akan memperbesar jumlah lembar beredar.

Dua hal tersebut perlu ditimbang bersama oleh pelaku pasar. Pembelian oleh direksi bersifat jangka pendek dan nilainya relatif kecil, sekitar Rp3 miliar. Sementara private placement menyentuh struktur permodalan dan kepemilikan saham dalam jangka menengah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen MDKA soal alasan spesifik di balik pembelian saham oleh kedua direktur tersebut.

Reporter: Galih