Jepang Juara Destinasi Liburan 2026 Versi WEF, Indonesia Belum Masuk
SPIRITBANGSA.COM — World Economic Forum menobatkan Jepang sebagai negara paling ideal untuk liburan 2026 dalam Indeks Pengembangan Perjalanan dan Pariwisata edisi terbaru. Amerika Serikat menyusul di posisi kedua dan Spanyol ketiga, sementara China menjadi satu-satunya wakil Asia lain di sepuluh besar. Indonesia belum masuk dalam daftar utama maupun jajaran negara dengan peningkatan tercepat.
Penilaian indeks ini mencakup sejumlah pilar utama, mulai dari struktur transportasi udara, daya saing harga, hingga aspek keselamatan dan keamanan. Faktor turunannya meliputi harga hotel, persyaratan visa, efisiensi transportasi umum, jumlah Situs Warisan Dunia UNESCO, dan distribusi geografis pariwisata.
Kepala Bidang Ekonomi Pengalaman dan Kota di WEF, Ramya Krishnaswamy, menyebut kondisi pendukung pariwisata global kini berada di titik terkuat sejak pandemi.
"Indeks Pengembangan Perjalanan & Pariwisata terbaru menunjukkan bahwa kondisi pendukung bagi perjalanan dan pariwisata berada pada titik terkuat sejak pandemi, dengan 92% negara mengalami peningkatan sejak tahun 2024," ujar Ramya Krishnaswamy.
Alasan Jepang Bertahan di Puncak
Laporan WEF mencatat Jepang berhasil memperluas basis pengunjungnya sekaligus mendorong perjalanan ke luar pusat-pusat wisata utama. Strategi ini mengurangi risiko konsentrasi wisatawan di satu titik, meski jumlah kunjungan tetap memecahkan rekor.
Pendekatan itu sejalan dengan pesan Ramya soal arah industri pariwisata ke depan. Menurutnya, babak selanjutnya bukan sekadar menarik lebih banyak pengunjung.
"Babak selanjutnya bukan sekadar tentang menarik lebih banyak pengunjung, melainkan tentang menciptakan nilai lebih besar melalui investasi pada sumber daya manusia, infrastruktur, dan kolaborasi publik-swasta yang lebih kuat, sehingga pariwisata dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, pelaku bisnis, dan destinasi wisata," tambahnya.
Daftar 10 Negara Teratas Versi WEF
- Jepang
- Amerika Serikat
- Spanyol
- Australia
- Prancis
- Jerman
- Inggris
- Tiongkok
- Swiss
- Italia
Komposisi sepuluh besar didominasi negara Eropa dan Australia. China menjadi satu-satunya perwakilan Asia selain Jepang, bertengger di urutan kedelapan.
Albania hingga Vietnam, Negara dengan Peningkatan Tercepat
WEF juga memaparkan daftar negara dengan lonjakan skor tercepat. Albania mencatat peningkatan paling signifikan, yakni kenaikan skor 7% selama dua tahun terakhir.
Negara di kawasan Balkan itu disebut diuntungkan karena menawarkan alternatif yang lebih terjangkau dibandingkan destinasi di sekitarnya, tanpa mengorbankan pengalaman wisata. Perbaikan infrastruktur transportasi udara dan layanan pariwisata turut mendongkrak skornya.
Asia Tenggara justru tampil menonjol di kategori ini. Vietnam, Laos, Malaysia, Thailand, dan Filipina masuk jajaran sepuluh negara dengan peningkatan tercepat.
- Albania
- Vietnam
- Laos
- Qatar
- Malaysia
- Thailand
- Filipina
- Maroko
- Nepal
- Sri Lanka
Posisi Indonesia dan Artinya bagi Traveler
Indonesia belum masuk dalam kategori negara teratas maupun negara dengan peningkatan tercepat dalam indeks edisi ini. Artinya, traveler Indonesia yang merencanakan liburan ke luar negeri masih melihat Jepang, negara Eropa, dan Australia sebagai destinasi dengan ekosistem pariwisata paling siap.
Bagi yang mempertimbangkan Jepang, laporan WEF menyiratkan satu hal praktis: kunjungan ke luar kota-kota besar seperti Tokyo dan Osaka kini lebih didorong oleh pemerintah setempat. Wisatawan bisa mempertimbangkan rute ke daerah yang lebih sepi tanpa kehilangan kualitas layanan.
Sebaliknya, negara-negara Asia Tenggara yang skornya naik cepat seperti Vietnam, Malaysia, dan Thailand menawarkan kombinasi harga dan akses yang makin kompetitif. Ketiganya bisa jadi opsi liburan jarak dekat dengan biaya lebih ramah kantong dibanding destinasi Eropa.
WEF menegaskan peningkatan indeks tidak otomatis berarti harga tiket atau akomodasi ikut naik. Yang berubah adalah kesiapan infrastruktur, kemudahan visa, dan konektivitas transportasi di negara-negara tersebut.