Pencarian

OMI Kota Pekanbaru 2026 Resmi Ditutup, 33 Pelajar Terbaik Melaju ke Tingkat Provinsi

Rabu, 16 September 2026 • 22:21:17 WIB
OMI Kota Pekanbaru 2026 Resmi Ditutup, 33 Pelajar Terbaik Melaju ke Tingkat Provinsi

SPIRITBANGSA.com - Rangkaian Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kota Pekanbaru Tahun 2026 resmi berakhir setelah ditutup Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Riau, Muliardi, di MTsN 2 Kota Pekanbaru, Rabu (16/9/2026).

Penutupan berlangsung semarak dengan penampilan karya seni kreasi siswa MTsN 2 Kota Pekanbaru, mulai dari tari persembahan, tari tampi, tari kreasi Pramuka, hingga penampilan silat. MTsN 2 Kota Pekanbaru sendiri dipimpin Safridah.

Sebanyak 33 pelajar terbaik dari 11 bidang OMI Sains menerima apresiasi berupa piala, sertifikat penghargaan, serta tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) atas keberhasilan mereka melaju ke seleksi tingkat provinsi.

Dalam arahannya, Muliardi mengingatkan para juara agar tidak cepat berpuas diri. Ia menekankan persaingan di tingkat provinsi akan jauh lebih ketat sehingga para peserta perlu menjaga konsistensi belajar, mendapatkan pendampingan intensif dari guru, serta memperkuat aspek spiritual sebagai salah satu pendorong keberhasilan.

Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru, Syahrul Mauludi, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengawal pelaksanaan OMI sejak pembukaan pada 3 September, tahapan seleksi pada 7-9 September, pengumuman secara nasional pada 12 September, hingga acara penutupan.

Sementara itu, Plt. Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Pekanbaru sekaligus Ketua Komite OMI, Zulfa Hendri, melaporkan tingginya antusiasme peserta. Total 1.045 peserta dari 144 sekolah dan madrasah se-Kota Pekanbaru mengikuti ajang tersebut.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 33 peserta menjadi utusan Kota Pekanbaru untuk melaju ke tingkat provinsi. Mereka terdiri atas enam peserta tingkat MI/SD, sembilan peserta tingkat MTs/SMP, dan 18 peserta tingkat MA/SMA.

Zulfa mengatakan OMI menjadi salah satu bukti pelaksanaan Asta Protas Kemenag dalam mewujudkan pendidikan yang unggul, ramah, dan terintegrasi. Hal itu tercermin dari komposisi kontingen Pekanbaru yang akan berlaga pada OMI Tingkat Provinsi Riau.

Kontingen tersebut memiliki latar belakang pendidikan yang beragam dan inklusif, terdiri atas 19 siswa madrasah, 14 siswa sekolah umum, serta perwakilan dari PKBM.

Kisah inspiratif datang dari Mikael Akbar, siswa SMA Darma Yudha yang meraih peringkat kedua pada cabang Matematika Terintegrasi. Mikael mengaku telah mempersiapkan diri sejak jauh-jauh hari bersama guru pembimbing untuk mendalami perpaduan materi sains dan nilai-nilai keislaman.

"Saya banyak belajar untuk seleksi OMI ini. Karena ada soal yang terintegrasi dengan agama Islam, saya memperbanyak latihan pada konsep-konsep tersebut," tuturnya.

Turut hadir dalam penutupan tersebut Kasubbag TU Kemenag Pekanbaru Suhardi HS, Kasi PAIS Marjoni, jajaran kepala madrasah negeri dan swasta, pengawas, serta para guru pembimbing.

Kini, 33 duta terbaik Kota Pekanbaru tersebut bersiap memberikan kemampuan terbaik pada OMI Tingkat Provinsi Riau yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Mereka akan berjuang untuk meraih tiket menuju tingkat nasional.
 

Follow spiritbangsa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks