JAKARTA, SPIRITBANGSA.COM — Pendaftaran Program Persiapan Studi Lanjut (PPSL) kerja sama Kementerian Agama RI dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi ditutup hari ini, Rabu (23/9/2026). Program tiga bulan ini menyasar dosen tetap perguruan tinggi keagamaan yang hendak melanjutkan studi S3 ke luar negeri, dengan pelaksanaan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Dosen tetap di perguruan tinggi keagamaan (PTKI negeri/swasta dan perguruan tinggi keagamaan lainnya) yang belum mendaftar PPSL 2026 kehabisan waktu. Pendaftaran yang dibuka 16 September 2026 itu ditutup hari ini, 23 September 2026, melalui laman pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id.Perlu digarisbawahi sejak awal: PPSL bukan beasiswa S3 langsung. Ini program persiapan sebelum peserta melamar beasiswa S3 ke luar negeri.
Apa Sebenarnya yang Disiapkan PPSL Selama Tiga Bulan?
Program berlangsung 1 Oktober hingga 31 Desember 2026, bertempat di dua kampus: UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Materi yang dibekalkan mencakup kemampuan bahasa Inggris, penyusunan proposal riset, dan strategi mencari beasiswa luar negeri.
Tiga kemampuan itu memang menjadi titik lemah umum pelamar beasiswa S3 luar negeri. Banyak dosen menguasai bidang keilmuan, tetapi gagal di tahap proposal atau tes bahasa.
PPSL menyasar dosen tetap, bukan dosen tidak tetap atau tenaga pengajar lepas. Status kepegawaian menjadi syarat utama yang perlu dipastikan calon pendaftar sebelum mengisi formulir.
Mengapa Pendaftar Diminta Bergerak Hari Ini, Bukan Besok?
Sistem pendaftaran ditutup penuh pada 23 September 2026. Tidak ada keterangan perpanjangan dalam informasi resmi yang dirilis Kemenag dan LPDP.
Dosen yang menunda pengisian formulir hingga malam ini berisiko kehilangan satu-satunya jalur persiapan yang disediakan pemerintah sebelum masa pelamaran beasiswa S3 luar negeri dibuka.
Pendaftaran dilakukan sepenuhnya daring. Tidak ada jalur pendaftaran manual atau pengiriman berkas fisik yang disebutkan dalam pengumuman resmi.
Dua Lokasi Pelaksanaan dan Konsekuensi bagi Peserta Luar Jawa
Pelaksanaan terpusat di Bandung dan Serang—dua kota yang menjadi lokasi UIN Sunan Gunung Djati dan UIN Sultan Maulana Hasanuddin. Konsekuensinya, peserta dari luar Jawa perlu menyiapkan biaya dan waktu untuk tinggal di salah satu kota tersebut selama tiga bulan penuh.
Program ini dikelola bersama LPDP Kementerian Keuangan, lembaga yang selama ini menangani pendanaan beasiswa strategis nasional. Kolaborasi itu menempatkan PPSL sebagai jalur penyiapan yang terhubung langsung dengan skema beasiswa LPDP.
Bagi PTKI di daerah, PPSL menjadi peluang meningkatkan kualifikasi dosen tanpa harus menanggung seluruh proses persiapan secara mandiri. Kampus cukup mendorong dosen tetapnya mendaftar sebelum tenggat.
Langkah Terakhir bagi yang Belum Mendaftar
Calon peserta dapat langsung mengakses pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id. Pastikan status dosen tetap dan rencana studi S3 ke luar negeri sudah jelas sebelum mengisi formulir.
Setelah pendaftaran ditutup, tidak ada mekanisme susulan yang diumumkan. Dosen yang berminat melanjutkan studi ke luar negeri lewat jalur ini harus menunggu siklus berikutnya.
Ringkasan Program Persiapan Studi Lanjut (PPSL) 2026
| Penyelenggara | Kementerian Agama RI & LPDP Kemenkeu |
| Sasaran | Dosen tetap perguruan tinggi keagamaan |
| Pendaftaran | 16-23 September 2026 (DITUTUP HARI INI) |
| Pelaksanaan | 1 Oktober - 31 Desember 2026 |
PPSL adalah program PERSIAPAN sebelum melamar beasiswa S3 luar negeri, bukan beasiswa S3 itu sendiri. Daftar di pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id.