Pencarian

Elon Musk hingga Zuckerberg Hadiri Jamuan Kenegaraan Xi Jinping di Gedung Putih

Kamis, 24 September 2026 • 10:41:01 WIB
Elon Musk hingga Zuckerberg Hadiri Jamuan Kenegaraan Xi Jinping di Gedung Putih
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping menggelar jamuan kenegaraan di Gedung Putih.

SPIRITBANGSA.COM — Sejumlah CEO teknologi terbesar Amerika Serikat dijadwalkan menghadiri jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih bersama Presiden China Xi Jinping. Elon Musk, Jeff Bezos, Mark Zuckerberg, hingga Jensen Huang masuk daftar tamu undangan Presiden AS Donald Trump dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Xi pada 23-25 September.

Jamuan tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Xi ke Amerika Serikat pada 23 hingga 25 September. Presiden AS Donald Trump bertindak sebagai tuan rumah, dengan sejumlah eksekutif puncak perusahaan teknologi global turut diundang sebagai tamu.

Total Kekayaan Tamu Tembus USD 2,2 Triliun

Jika digabungkan, kekayaan pribadi para tamu dari kalangan teknologi menyumbang sebagian besar dari angka USD 2,2 triliun yang dikalkulasikan Forbes. Musk sendiri merupakan orang terkaya di dunia dengan estimasi kekayaan bersih USD 962,5 miliar per 22 September, setara lebih dari 40% total kekayaan gabungan kelompok tamu tersebut.

Pendiri Amazon, Jeff Bezos, menempati peringkat kedua dunia dengan kekayaan USD 374,3 miliar. Pendiri Dell Technologies, Michael Dell, berada di posisi keempat dengan USD 271,5 miliar, disusul CEO Meta Mark Zuckerberg di angka USD 252,5 miliar dan CEO Nvidia Jensen Huang dengan USD 198,1 miliar.

Nama Besar di Luar Industri Teknologi

Daftar tamu tidak berhenti di kalangan teknologi. CEO Microsoft Satya Nadella, Chairman Apple Tim Cook, CEO OpenAI Sam Altman beserta Presiden perusahaan Greg Brockman, dan CEO Google Sundar Pichai dijadwalkan hadir. CEO Qualcomm Cristiano Amon juga berencana datang.

Dari sektor keuangan dan kesehatan, CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon, CEO Citigroup Jane Fraser, dan CEO Pfizer Albert Bourla turut masuk daftar undangan. Kehadiran mereka menandai luasnya kepentingan bisnis AS yang ingin dekat dengan agenda diplomatik pemerintahan Trump.

Tanpa Delegasi CEO China

Dikutip dari VNExpress, kehadiran jajaran korporat papan atas AS ini kemungkinan besar tidak akan diimbangi oleh pihak China. Xi diperkirakan tidak membawa CEO perusahaan China sebagai bagian dari delegasi bisnis, meski susunan akhir masih dapat berubah.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan kunjungan kenegaraan Xi ke AS pada 2015 silam. Saat itu, ia membawa rombongan bisnis besar yang meliputi pendiri Alibaba Jack Ma, pendiri Tencent Pony Ma, serta jajaran eksekutif dari berbagai perusahaan BUMN China.

Isu Dagang hingga AI Jadi Topik Utama

Jamuan makan malam ini dilangsungkan setelah pertemuan antara Trump dan Xi. Isu perdagangan, tarif, serta kecerdasan buatan (AI) diperkirakan menjadi beberapa topik yang mengemuka dalam diskusi kedua pemimpin.

Kehadiran para CEO teknologi dalam forum diplomatik menegaskan posisi industri AI dan semikonduktor sebagai kepentingan strategis AS. Nvidia, Microsoft, Google, dan OpenAI merupakan aktor kunci dalam persaingan teknologi dengan China, termasuk dalam pembatasan ekspor chip dan pengembangan model AI generatif.

Bagi pasar Indonesia, dinamika ini berpotensi memengaruhi arah kebijakan teknologi global, mulai dari rantai pasok chip hingga akses model AI ke kawasan Asia Tenggara. Investor dan pelaku bisnis digital dalam negeri biasanya mencermati hasil pertemuan semacam ini sebagai indikator arah regulasi dan peluang kemitraan lintas negara.

Sumber: inet.detik.com

Follow spiritbangsa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks