Pencarian

Banjir Thailand Lumpuhkan 41 Provinsi, Pabrik Motor Honda Setop Produksi

Kamis, 01 Oktober 2026 • 10:01:01 WIB
Banjir Thailand Lumpuhkan 41 Provinsi, Pabrik Motor Honda Setop Produksi
Banjir merendam sejumlah kawasan di Bangkok hingga setinggi pinggang.

SPIRITBANGSA.COM — Banjir besar yang melanda 41 provinsi di Thailand memaksa Honda menghentikan sementara produksi sepeda motor di salah satu pabriknya pada 28-29 September. Lebih dari 580.000 rumah terdampak dan sedikitnya delapan orang meninggal, sementara Bangkok masih terendam hingga setinggi pinggang di sejumlah kawasan.

Hujan deras yang turun sejak akhir pekan memicu banjir di 41 provinsi Thailand sejak 16 September. Di Bangkok, curah hujan mencapai 320 milimeter dalam dua hingga tiga hari, membuat jaringan drainase ibu kota kewalahan.

Angka itu hampir setara dengan curah hujan normal Bangkok selama satu bulan penuh di bulan September. Dampaknya meluas ke sektor manufaktur, termasuk operasional pabrik sepeda motor Honda.

Honda Hentikan Produksi Dua Hari

Mengutip Paultan, Honda menghentikan sementara produksi sepeda motor di salah satu pabriknya pada 28 dan 29 September. Keputusan diambil setelah banjir mengganggu kegiatan operasional pabrik.

Pabrik tersebut diperkirakan kembali beroperasi pada 30 September. Honda belum memberi indikasi apakah penghentian ini akan berdampak lebih luas terhadap total produksi mereka.

Dampak ke Industri Otomotif Thailand Terbatas

Federasi Industri Thailand (FTI) menyatakan sebagian besar pabrik kendaraan dan pengiriman suku cadang tetap beroperasi. Target produksi kendaraan nasional sebanyak 1,45 juta unit untuk tahun 2026 tidak mengalami perubahan.

Artinya, gangguan yang dialami Honda sejauh ini bersifat lokal pada lini produksi sepeda motor, bukan pada keseluruhan sektor manufaktur otomotif Thailand. Pihak berwenang terus memantau kondisi banjir di kawasan industri wilayah timur, termasuk Prachin Buri dan Rayong, tempat basis manufaktur otomotif signifikan berada.

Skala Bencana di Lapangan

Data sementara menunjukkan lebih dari 580.000 rumah terdampak banjir. Sedikitnya delapan orang dilaporkan meninggal.

Sebanyak 5.901 orang telah dipindahkan ke 234 pusat evakuasi. Lebih dari 80.000 warga di wilayah terdampak masih tidak dapat meninggalkan rumah mereka.

Pada Senin (28/9), sejumlah kawasan di ibu kota masih terendam hingga setinggi pinggang. Kondisi ini menyoroti kerentanan sektor manufaktur Thailand ketika banjir meluas ke berbagai provinsi dan mengganggu transportasi serta aktivitas industri.

Sumber: oto.detik.com

Follow spiritbangsa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks