SPIRITBANGSA.COM — Google merilis September Android Drop pada 1 September 2026 dengan lima pembaruan utama, bersamaan dengan kehadiran Android 17 yang mulai tersedia di perangkat kompatibel sepanjang 2026. Fitur-fitur ini menyentuh aktivitas harian pengguna, mulai dari mengingat lokasi barang hingga multitasking dan aksesibilitas. Peluncuran berlangsung bertahap, sehingga belum semua perangkat atau akun Android menerima seluruh pembaruan pada Oktober 2026.
Gemini Kini Bisa Mengingat Lokasi Barang
Fitur yang paling dekat dengan kebutuhan sehari-hari adalah kemampuan Gemini mencatat lokasi barang melalui Find Hub. Pengguna dapat meminta Gemini mengingat bahwa sebuah barang, misalnya paspor atau kunci cadangan, diletakkan di lokasi tertentu.
Catatan tersebut bisa dilihat kembali lewat pertanyaan ke Gemini atau melalui bagian remembered items di Find Hub. Fitur ini ditujukan untuk barang yang tidak dipasangi perangkat pelacak.
Google menegaskan bahwa remembered items bukan pelacakan lokasi secara real-time. Ketepatan informasi tetap bergantung pada data yang diberikan pengguna, sehingga catatan perlu diperbarui jika barang sudah dipindahkan.
Motion Assist Kurangi Mual Saat Gunakan Ponsel di Kendaraan
Android 17 menghadirkan Motion Assist, fitur yang ditujukan untuk mengurangi rasa mual ketika menggunakan ponsel sebagai penumpang kendaraan. Fitur ini menampilkan gelembung visual di layar yang bergerak mengikuti gerakan kendaraan.
Menurut Google, pendekatan tersebut dirancang untuk mengurangi ketidaksesuaian antara informasi visual yang diterima mata dan gerakan yang dirasakan tubuh. Pengguna dapat mengatur fitur ini agar aktif otomatis atau menambahkannya ke Quick Settings.
Pengguna Android 17 juga dapat menyesuaikan bentuk, warna, dan tingkat transparansi gelembung tersebut. Google mengingatkan Motion Assist tidak cocok untuk semua orang dan tidak boleh digunakan saat mengemudikan kendaraan atau dalam kondisi yang membutuhkan perhatian penuh terhadap keselamatan.
Guided Vision Bantu Tunanetra Lewat Panduan Suara
Perubahan besar dari sisi aksesibilitas hadir melalui Guided Vision di Gemini Live. Pengguna dapat membagikan tampilan kamera kepada Gemini dan menerima deskripsi suara tentang apa yang berada di depan kamera.
Fungsinya mencakup membaca tulisan kecil, mengenali benda rumah tangga, memahami warna dan bentuk objek, hingga memberikan panduan ketika kamera belum diarahkan dengan tepat. Fitur ini dikembangkan untuk membantu komunitas tunanetra dan pengguna dengan gangguan penglihatan.
Guided Vision juga dapat memberikan instruksi suara untuk menggeser kamera, mengarahkan ulang pandangan, atau memusatkan objek. Peluncurannya berlangsung bertahap sehingga belum tentu muncul pada semua perangkat atau akun Android pada Oktober 2026.
Google memberi batasan penting: Guided Vision dapat melakukan kesalahan dan bukan pengganti alat navigasi, alat bantu mobilitas, maupun panduan keselamatan saat bepergian.
Bubbles di Android 17 Buat Multitasking Lebih Fleksibel
Android 17 memperluas fungsi Bubbles dengan menampilkan aplikasi sebagai jendela kecil yang mengambang di atas aplikasi lain. Perubahan ini membuat Bubbles tidak lagi identik dengan percakapan atau notifikasi tertentu.
Pengguna dapat mengubah aplikasi menjadi bubble dengan menekan lama ikon aplikasi. Perangkat layar besar mendapatkan antarmuka bubble bar untuk berpindah antar-aplikasi dengan lebih cepat.
Model multitasking ini berguna bagi pengguna yang sering membuka catatan sambil membaca situs, melihat peta sambil membuka aplikasi lain, atau mengikuti tutorial ketika mengerjakan sesuatu di ponsel. Pada perangkat lipat, Android 17 juga membawa peningkatan antarmuka untuk gaming dengan tata letak 50:50 yang memisahkan area permainan dan kontrol.
Google menyebut optimasi memori dilakukan untuk membantu mengurangi frame drop dan stutter pada gim dengan grafis tinggi.
Screen Reactions Gabungkan Rekaman Layar dan Wajah
Android 17 turut membawa Screen Reactions, fitur yang menggabungkan perekaman layar dengan kamera depan. Pengguna dapat merekam layar sekaligus wajah saat membuat konten, sehingga reaksi terhadap apa yang ditampilkan di ponsel terekam dalam satu proses.
Fitur ini menyasar kreator konten yang biasa membuat video reaksi atau tutorial. Dengan begitu, pengguna tidak perlu lagi menjalankan dua proses perekaman terpisah untuk menangkap layar dan ekspresi wajah secara bersamaan.
Peluncuran seluruh fitur ini berlangsung bertahap, dengan ketersediaan bergantung pada versi Android, perangkat, dan dukungan Gemini di masing-masing negara. Pengguna Android 16 ke atas dapat mulai memeriksa pembaruan di pengaturan perangkat untuk mendapatkan fitur September Android Drop.