BKSDA Kaltim Evakuasi 11 Orangutan dari Sekolah Hutan Kutai Kertanegara, Karhutla Makin Mendekat
KUTAI KERTANEGARA — Upaya penyelamatan satwa dilindungi kembali dilakukan di tengah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Timur. Sebanyak 11 orangutan yang berada dalam masa rehabilitasi di sekolah hutan Kutai Kertanegara dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.
Evakuasi melibatkan petugas BKSDA Kalimantan Timur dan Yayasan Jejak Pulang. Perpindahan 11 orangutan tersebut berlangsung sekitar dua jam menuju Kilometer 38 Samboja.
11 Ekor Orangutan Dievakuasi ke Samboja
Seluruh orangutan yang dievakuasi merupakan individu yang sedang menjalani proses rehabilitasi. Mereka dipindahkan dari kawasan sekolah hutan di Kutai Kertanegara yang mulai terancam oleh kepungan api.
Pemindahan dilakukan sebagai langkahantisipasi agar proses rehabilitasi tidak terganggu dan satwa terhindar dari dampak langsung kabut asap serta kepungan api. Samboja, yang menjadi tujuan evakuasi, dikenal memiliki fasilitas pendukung untuk perawatan satwa.
Sekolah Hutan, Arena Rehabilitasi di Tengah Ancaman Karhutla
Kawasan yang disebut sekolah hutan itu merupakan lokasi bagi orangutan untuk belajar kembali hidup liar sebelum dilepasliarkan. Proses ini mencakup latihan mencari makan, membangun sarang, serta keterampilan bertahan hidup lainnya di habitat alami.
Ancaman karhutla yang mendekat memaksa proses belajar tersebut dihentikan sementara. Prioritas utama saat ini adalah keselamatan seluruh satwa yang ada di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai kondisi terkini karhutla di sekitar area sekolah hutan maupun rencana kelanjutan program rehabilitasi para orangutan tersebut.