Hamil 27 Minggu: Perubahan Tubuh dan Perkembangan Janin

Ibu hamil usia 27 minggu beraktivitas dengan perut yang semakin membesar.
Penulis: Galih
Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:01:26 WIB

SPIRITBANGSA.COM — Memasuki usia kehamilan 27 minggu, perut ibu semakin membesar dan keluhan baru mulai bermunculan. Berat badan rata-rata naik 6 hingga 7,5 kg, sementara janin sudah bisa membuka dan menutup mata. Berikut perubahan yang perlu ibu ketahui beserta tips menjalani fase ini dengan nyaman.

Usia kehamilan 27 minggu menjadi penanda penting karena ibu sebentar lagi masuk trimester ketiga. Di fase ini, tubuh memberi sinyal yang berbeda dari minggu-minggu sebelumnya.

Nyeri Punggung hingga Kaki Bengkak, Ini yang Sering Dirasakan

Perut yang makin menonjol membuat pusat gravitasi tubuh bergeser. Akibatnya, nyeri punggung dan rasa tidak nyaman di area tulang rusuk kerap muncul, terutama saat bayi sudah menempati posisi favoritnya.

Keluhan lain yang umum terjadi antara lain pergelangan kaki atau telapak kaki bengkak menjelang sore dan malam, sembelit akibat pengaruh hormon progesteron, serta sensasi kaki gelisah atau restless legs. Ibu juga mungkin merasakan kelelahan yang lebih mudah datang.

Kontraksi Braxton Hicks di usia ini bisa terasa lebih kuat. Sensasinya berupa perut yang mengencang lalu mengendur, datang dan pergi tanpa rasa nyeri. Perubahan suasana hati dan mimpi aneh juga wajar dialami karena fluktuasi hormon.

Kenaikan Berat Badan dan Cara Meredakan Pegal

Pada minggu ke-27, ibu hamil rata-rata bertambah berat badan 6 hingga 7,5 kg. Angka ini hanya gambaran kasar, jadi tidak perlu terlalu terpaku padanya. Setiap ibu punya kondisi tubuh yang berbeda.

Rasa pegal dan nyeri memang terasa makin mengganggu. Untuk meredakannya, ibu bisa memakai belly band sebagai dukungan ekstra pada perut dan punggung bawah. Sabuk ini melingkar pas di pinggul dan menopang bagian bawah perut, sehingga area dari pinggul hingga bawah payudara terasa lebih nyaman.

Tetap Aktif Justru Membantu Mengurangi Keluhan

Olahraga ringan selama kehamilan menjadi salah satu cara terbaik meredakan nyeri tubuh. Aktivitas ini membantu mengatasi nyeri punggung, sembelit, dan perut kembung yang sering muncul di trimester akhir.

Manfaat lain dari tetap aktif adalah berat badan lebih terkontrol, otot lebih kuat dan lentur, postur tubuh membaik, serta sirkulasi darah lancar. Pilih jenis olahraga yang aman untuk ibu hamil dan sesuaikan dengan kondisi tubuh.

Saat duduk, gunakan kursi yang menopang punggung dengan baik. Kenakan pakaian sambil duduk, terapkan teknik benar ketika mengangkat benda, dan hindari berdiri terlalu lama bila memungkinkan.

Persiapan Menjelang Trimester Ketiga

Mulai usia kehamilan 28 hingga 36 minggu, jadwal pemeriksaan biasanya menjadi dua minggu sekali. Setelah itu, frekuensinya bertambah menjadi seminggu sekali hingga waktu melahirkan.

Pemeriksaan rutin ini meliputi pengecekan tekanan darah, berat badan, dan urine, serta mendengarkan detak jantung bayi. Tenaga medis juga mengukur tinggi fundus untuk memantau apakah pertumbuhan bayi sesuai perkiraan.

Ada baiknya ibu mulai menyiapkan kebutuhan trimester ketiga sejak sekarang. Periksa isi lemari dan pastikan sudah punya bra menyusui, baju mandi yang nyaman, serta celana longgar untuk dipakai setelah melahirkan. Siapkan juga tas perlengkapan rumah sakit lebih awal.

Latihan senam kegel juga sebaiknya dimulai di fase ini. Gerakan sederhana tersebut membantu mencegah kebocoran urine selama dan setelah kehamilan, mencegah wasir, serta meningkatkan tonus otot vagina.

Janin Mulai Membuka Mata dan Bisa Cegukan

Perkembangan janin di usia 27 minggu berlangsung pesat. Bayi sudah bisa membuka dan menutup matanya, serta bergerak sebagai respons terhadap cahaya.

Coba arahkan senter ke perut, ibu mungkin merasakan gerakan kecil seperti kepakan atau liukan. Bayi juga bisa cegukan di dalam rahim, dan sensasinya sering terasa sebagai gerakan halus yang berirama.

Kapan Perlu ke Dokter

Segera hubungi dokter atau bidan bila kontraksi terasa nyeri, berlangsung teratur, atau disertai perdarahan. Pembengkakan kaki yang tiba-tiba dan disertai sakit kepala hebat juga perlu diperiksa.

Berkurangnya gerakan bayi dari biasanya, nyeri perut hebat, atau keluarnya cairan dari vagina menjadi tanda yang tidak boleh diabaikan. Pemeriksaan lebih awal selalu lebih aman untuk ibu dan janin.

Usia 27 minggu adalah masa transisi menuju trimester akhir yang penuh persiapan. Dengan menjaga aktivitas, memenuhi jadwal kontrol, dan mengenali tanda bahaya, ibu bisa menjalani fase ini dengan lebih tenang.

Reporter: Galih