Pencarian

18.916 Unit Huntara Dibangun Pascabencana di Tapanuli, Gibran Temukan Siswa Masih Berbagi Buku Paket

Jumat, 04 September 2026 • 15:25:31 WIB
18.916 Unit Huntara Dibangun Pascabencana di Tapanuli, Gibran Temukan Siswa Masih Berbagi Buku Paket
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau kondisi SMAN 1 Barus yang rusak akibat banjir di Tapanuli Tengah, Jumat (4/9/2026).

TAPANULI TENGAH — Pemerintah pusat mencatat sebanyak 18.916 unit hunian sementara telah dibangun untuk warga korban bencana hidrometeorologi di Sumatera Utara. Dari jumlah tersebut, 18.874 unit di antaranya sudah dihuni, sementara 309 unit hunian tetap tengah disiapkan untuk tahap pembangunan berikutnya di sejumlah kabupaten/kota terdampak.

Kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka pada Jumat (4/9/2026) ini menjadi agenda pemantauan atas kerja Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) yang melibatkan 30 kementerian, lembaga, dan pihak swasta. Rombongan bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta sekitar pukul 05.15 WIB dan mendarat di Bandar Udara Dr Ferdinand Lumban Tobing, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution beserta Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu turut mendampingi Wapres selama peninjauan di wilayahnya.

Puluhan Koleksi Buku di SMAN 1 Barus Rusak Akibat Banjir

Salah satu titik yang disambangi Wapres adalah SMAN 1 Barus di Tapanuli Tengah. Sekolah ini sempat tergenang banjir setinggi satu meter pada akhir 2025, menyebabkan kerusakan parah pada atap ruang kelas serta ribuan koleksi buku perpustakaan.

Saat memasuki ruang kelas, Gibran berinteraksi langsung dengan guru dan siswa yang tengah belajar. "Buku paketnya cuman satu?" tanya Wapres kepada salah satu guru, menyoroti masih minimnya sarana belajar pascabencana.

Guru setempat menjelaskan bahwa saat ini dua siswa harus berbagi menggunakan satu buku paket. Kondisi serupa juga terjadi di perpustakaan sekolah, di mana proses pembersihan fasilitas memakan waktu beberapa pekan karena banyak koleksi buku rusak parah.

"Semoga nanti ada segera ada buku baru dan perbaikan sekolah terus berjalan," ujar Teti Situmeang, guru dan penanggung jawab perpustakaan SMAN 1 Barus.

Anggaran Pemulihan Capai Rp 1,98 Triliun, Baru 40 Persen Terealisasi

Pemerintah pusat telah mengucurkan Dana Transfer ke Daerah sebesar Rp 1,98 triliun untuk mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana. Hingga 16 Juli 2026, sekitar Rp 337,29 miliar atau 40 persen dari total anggaran telah direalisasikan untuk pelaksanaan fisik 346 paket pekerjaan.

Setelah meninjau SMAN 1 Barus, rangkaian kunjungan dilanjutkan ke sejumlah lokasi strategis lainnya. Wapres memantau langsung kondisi Sabo Dam Kelurahan Hutanabolon serta Hunian Tetap Kelurahan Aek Parombunan di Kota Sibolga.

Rombongan juga meninjau Hunian Tetap Asrama Haji Pinangsori, Hunian Tetap Desa Napa, dan Hunian Tetap Desa Hapesong Baru. Di Kabupaten Tapanuli Selatan, peninjauan difokuskan pada kondisi Jembatan Garoga yang juga menjadi infrastruktur vital yang rusak akibat bencana.

Sumber: suaragarut.id

Follow spiritbangsa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks