Pencarian

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Jangkau 5 Provinsi Termasuk DKI Jakarta, Damkar Dikerahkan Bersihkan Fasilitas Publik

Senin, 07 September 2026 • 15:01:01 WIB
Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Jangkau 5 Provinsi Termasuk DKI Jakarta, Damkar Dikerahkan Bersihkan Fasilitas Publik
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke jalan raya untuk membersihkan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Jakarta.

JAKARTA — Hembusan abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau kini menjangkau lima provinsi di Indonesia. Berdasarkan pantauan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), paparan abu menyebar melintasi perairan Selat Sunda hingga menyentuh area Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Lampung, dan Bengkulu.

Merespons sebaran debu tersebut, Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Bina Adwil Kemendagri) menggerakkan kesiagaan unit pemadam kebakaran di berbagai wilayah terdampak. Petugas diinstruksikan segera menyemprot jalan raya dan fasilitas kesehatan dengan semprotan air armada Damkar.

Direktur Jenderal Bina Adwil Kemendagri, Safrizal ZA, menegaskan bahwa penanganan dampak erupsi harus dilakukan cepat sebelum endapan abu membahayakan mobilitas warga di ruang-ruang publik.

Antisipasi Bahaya Resuspensi Debu di Jalan Raya

Material vulkanis yang menempel di permukaan jalan dinilai rawan beterbangan kembali saat tertiup angin kencang maupun tergilas roda kendaraan yang melintas. Kondisi tersebut memicu penurunan kualitas udara yang bisa mengganggu fungsi pernapasan para pengguna jalan.

Pembersihan terfokus pada titik-titik vital, mulai dari jalur protokol antarkota hingga area sekitar rumah sakit. Langkah dekontaminasi ini telah digencarkan oleh personel Damkar Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung, hingga Kota Bogor untuk menekan risiko kecelakaan dan gangguan kesehatan.

Kemendagri memandang pembersihan fasilitas publik merupakan wujud kehadiran negara dalam menangani situasi darurat bencana secara tanggap di tingkat daerah.

“Terima kasih kepada personel Damkar atas partisipasi aktif tersebut. Damkar tidak hanya hadir pada pemadaman kebakaran tapi juga pada penanggulangan bencana alam,” kata Safrizal, Senin (7/9/2026).

Kolaborasi Water Cannon Polri dan Perluasan Operasi Damkar

Guna mempercepat penyisiran abu vulkanik tebal di jalanan utama, Safrizal mendorong dinas pemadam kebakaran berkoordinasi langsung dengan kepolisian setempat. Armada pendukung seperti kendaraan taktis penyemprot air dinilai bisa memperluas cakupan pembersihan.

“Damkar bisa berkolaborasi dengan Polri yang memiliki mobil penyemprotan untuk bersama-sama membersihkan abu vulkanik yang berbahaya bagi kesehatan warga,” ajak Safrizal.

Safrizal mengingatkan bahwa peran unit Damkar di bawah pembinaan Ditjen Bina Adwil mencakup lingkup mitigasi dan kedaruratan yang sangat luas, tidak terbatas pada peristiwa kebakaran pemukiman saja.

“Tugas pokok Damkar lainnya yakni menyelamatkan korban jiwa, harta benda, serta melakukan evakuasi pada insiden kebakaran maupun keadaan darurat lainnya, termasuk bencana alam, kecelakaan, serta penyelamatan hewan dan barang berharga,” kata Safrizal.

Dengan sebaran abu yang meluas dari Selat Sunda hingga wilayah Jabodetabek dan sekitarnya, kesiagaan armada penyemprot terus dimaksimalkan agar debu vulkanis tidak mengendap lama di sarana publik.

Sumber: rri.co.id

Follow spiritbangsa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks