BANDAR LAMPUNG — Aktivitas parkir kendaraan di bahu Jalan Raden Intan, tepat di depan Kantor Wilayah BRI Lampung, Enggal, Bandar Lampung, kembali menjadi keluhan warga dan pengguna jalan. Penumpukan mobil yang kerap terjadi saat kantor menggelar acara atau rapat besar dinilai memakan badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas.
Benson, warga sekitar yang juga mantan anggota DPRD Kota Bandar Lampung, mengatakan persoalan ini bukan kali pertama terjadi. Ia menyebut insiden kecelakaan lalu lintas di sekitar area BRI pada pekan lalu sempat memicu keributan karena banyak kendaraan terparkir di bahu jalan.
“Minggu kemarin ada kecelakaan di samping BRI sampai ada yang ribut, karena banyak mobil yang parkir di bahu jalan sehingga membuat kemacetan dan memakan badan jalan. Padahal, pasti ada solusinya,” tegas Benson kepada berjayanews, Selasa (8/9/2026).
Kecelakaan Berujung Keributan Jadi Puncak Kekesalan Warga
Insiden kecelakaan tersebut disebut menjadi puncak kekesalan warga yang selama ini menoleransi kemacetan akibat parkir liar. Benson menilai, tanpa penataan serius, potensi konflik antara pengguna jalan dan pemilik kendaraan akan terus berulang.
“Jangan sampai kendaraan pegawai maupun peserta kegiatan terus menggunakan bahu jalan. Pasti ada solusi, tinggal bagaimana pihak terkait mau mencari dan menjalankannya,” ujarnya.
Akses ke Toko dan Usaha Warga Tertutup Ratusan Mobil
Dampak parkir liar tidak hanya dirasakan pengendara. Deretan kendaraan yang memenuhi bahu jalan disebut kerap menutupi akses masuk ke sejumlah toko dan tempat usaha milik warga di sekitar lokasi, sehingga aktivitas ekonomi ikut terdampak.
Benson menegaskan, persoalan ini berpotensi memicu gesekan antara warga dan pengelola kantor bank apabila dibiarkan. Ia mendorong agar ada langkah tegas dari berbagai pihak untuk mencegah kericuhan.
“Saya juga berharap kepada dewan yang terhormat segera mengambil langkah tegas agar tidak terjadi kericuhan dengan warga sekitar akibat parkir yang memakan bahu jalan dan menutupi toko-toko yang ada di sekitar atau belakang BRI,” jelasnya.
Warga Usulkan Lahan Alternatif dan Pengaturan Saat Acara Besar
Benson mengusulkan agar manajemen BRI Kanwil Lampung mencari alternatif lahan parkir. Ia menyebut koordinasi dengan masyarakat sekitar diperlukan apabila ada lahan kosong yang bisa dimanfaatkan sebagai area parkir kendaraan pegawai maupun tamu.
Selain penyediaan lahan, pengaturan lalu lintas ketika ada kegiatan besar dinilai penting. Warga berharap manajemen BRI bersama pemerintah daerah dan kepolisian duduk bersama mencari solusi konkret agar aktivitas perbankan tidak mengganggu kenyamanan publik.
Sementara itu, Hidayat Akbar, Pemimpin Cabang BRI Kantor Tanjung Karang Bandar Lampung, yang dikonfirmasi berjayanews hingga kini belum memberikan respons meskipun ponselnya aktif.