Pencarian

5 Fakta Kopi Liberika, Biji Langka Kaya Cita Rasa

Selasa, 29 September 2026 • 08:41:01 WIB
5 Fakta Kopi Liberika, Biji Langka Kaya Cita Rasa
Kopi Liberika berasal dari Liberia dan dibawa ke Nusantara oleh pemerintah Hindia Belanda sekitar tahun 1878.

SPIRITBANGSA.COM — Kopi Liberika jarang dibahas dibanding Arabika dan Robusta, padahal biji ini punya sejarah panjang di Indonesia. Beberapa daerah bahkan sudah mendapat perlindungan Indikasi Geografis untuk Liberika. Berikut fakta-faktanya, dari asal-usul sampai karakter rasanya.

Di antara dominasi Arabika dan Robusta, Liberika hadir dengan karakter yang berbeda. Biji ini tumbuh di lahan gambut, aroma khasnya mengingatkan pada buah nangka, dan kini mulai dilirik sebagai kopi spesialti. Berikut lima fakta yang perlu kamu tahu.

1. Berasal dari Liberia, Afrika Barat

Liberika adalah spesies Coffea liberica yang berasal dari Liberia, Afrika Barat. Pemerintah Hindia Belanda membawanya ke Nusantara sekitar 1878 sebagai alternatif setelah tanaman Arabika terserang penyakit karat daun. Sejak itu, Liberika beradaptasi dengan lingkungan Indonesia dan dikenal mampu tumbuh di dataran rendah serta lahan basah.

2. Sentra Utama di Jambi dan Riau

Jambi menjadi salah satu sentra utama Liberika Indonesia, khususnya Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kopinya dikenal sebagai Kopi Liberika Tungkal Jambi dan telah mendapat Indikasi Geografis. Wilayah penting lainnya ada di Kepulauan Meranti, Riau, tempat Kopi Liberika Rangsang Meranti mendapat perlindungan serupa sejak 2016.

3. Tumbuh Subur di Lahan Gambut

Liberika cocok tumbuh di lahan gambut dengan tingkat keasaman dan kadar air tinggi. Pohonnya bisa tumbuh tinggi dengan daun lebar dan buah berukuran besar, berbeda dari Arabika maupun Robusta. Di Kalimantan Barat, Liberika berkembang di Sambas dan Kayong Utara, dan Kopi Liberika Kayong memperoleh sertifikat Indikasi Geografis pada 2023.

4. Aroma Khas Mirip Buah Nangka

Liberika sering dijuluki kopi nangka karena aromanya mengingatkan pada buah tersebut. Karakternya juga menghadirkan nuansa buah, kayu, rempah, hingga aroma asap. Liberika Meranti memiliki profil rasa kompleks dengan acidity yang clean, rasa manis kuat, body cukup tebal, dan aftertaste yang melekat.

5. Kadar Kafein Rendah, Berpotensi Jadi Kopi Spesialti

Liberika Meranti dilaporkan memiliki kadar kafein sekitar 0,9-1%, lebih rendah dari banyak kopi lain. Cita rasanya memadukan karakter nangka, kopi, dan cokelat. Keunikan ini membuat Liberika menarik disajikan sebagai single origin atau manual brew, dan sejumlah kafe mulai menawarkannya sebagai daya tarik kopi lokal.

Liberika membuktikan bahwa kekayaan kopi Indonesia tidak berhenti di Arabika dan Robusta. Dengan sejarah panjang, sentra produksi yang jelas, dan karakter rasa yang khas, biji langka ini layak masuk daftar coba berikutnya.

Sumber: food.detik.com

Follow spiritbangsa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks