SPIRITBANGSA.COM — Xiaomi 18 Pro Max versi global terdaftar di database Geekbench AI dengan nomor model 2611FPNFAG, membawa chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan RAM 12 GB. Kemunculan ini memperkuat rencana Xiaomi memasarkan lini Xiaomi 18 Pro Series ke pasar internasional sepanjang 2026, tidak lagi eksklusif China. Bagi pengguna Indonesia, peluang kedatangan perangkat ini terbuka lebar setelah dua model Xiaomi mengantongi sertifikasi TKDN.
Versi China sendiri tersedia dalam pilihan RAM hingga 16 GB. Belum diketahui apakah varian RAM lebih besar itu akan ikut dipasarkan secara global atau tetap eksklusif di negara asalnya.
Perangkat ini diperkirakan menjalankan Android 17 dengan antarmuka HyperOS 4. Jadwal peluncuran dan harga resminya di pasar internasional belum diumumkan Xiaomi.
Spesifikasi Layar dan Kamera
Xiaomi 18 Pro Max membawa layar utama LTPO AMOLED 6,9 inch dengan resolusi 1.208 x 2.624 pixel, refresh rate 120Hz, dan kecerahan puncak 4.000 nits. Bagian belakangnya dilengkapi layar sekunder LTPO AMOLED 2,9 inch beresolusi 596 x 976 pixel dengan spesifikasi refresh rate dan kecerahan serupa.
Untuk fotografi, Xiaomi menyematkan kamera utama 200 MP dengan optical image stabilization (OIS). Ada pula kamera telephoto periskop 200 MP ber-OIS dengan optical zoom 3,2x, kamera ultrawide 50 MP, dan kamera depan 50 MP untuk selfie serta video call.
Penyimpanan tersedia dalam pilihan 256 GB, 512 GB, dan 1 TB. Baterai versi China mencapai 8.500 mAh, sementara Xiaomi 18 Pro dibekali 7.000 mAh. Xiaomi belum memastikan apakah kapasitas baterai tersebut dipertahankan untuk pasar global, terutama Eropa yang kerap mendapat konfigurasi berbeda.
Sertifikasi TKDN dan Peluang Masuk Indonesia
Dua perangkat Xiaomi telah mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian. Keduanya tercatat dalam database Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dengan nomor model 2611FPNFAG dan 2609BPN61G, didaftarkan PT Xiaomi Technology Indonesia sebagai smartphone 5G dengan nilai TKDN 37,84%.
Laporan sebelumnya mengaitkan nomor model 2611FPNFAG dengan Xiaomi 18 reguler, sedangkan 2609BPN61G diduga Xiaomi 18 Pro Max. Kemunculan terbaru di Geekbench AI justru mengidentifikasi 2611FPNFAG sebagai Xiaomi 18 Pro Max. Perbedaan informasi ini masih perlu dikonfirmasi langsung oleh Xiaomi.
CEO Xiaomi Lei Jun memastikan Xiaomi 18 Pro Series akan dipasarkan secara global pada 2026. Meski demikian, perusahaan belum mengumumkan jadwal peluncuran di Indonesia.
Harga dan Posisi di Pasar Flagship
Sebagai gambaran, Xiaomi 18 Pro Max dijual di China dengan harga mulai 6.999 yuan atau sekitar Rp 16 jutaan. Harga resmi di Indonesia kemungkinan berbeda mengikuti pajak dan kebijakan pasar setempat.
Sertifikasi TKDN menjadi indikasi kuat bahwa keluarga Xiaomi 18 tengah dipersiapkan untuk pasar Indonesia. Jika terealisasi, perangkat ini akan bersaing di segmen flagship premium yang semakin padat menjelang 2026.