Pencarian

Radja Nainggolan Sesali Tak Bela Timnas Indonesia, Singgung Uang hingga Rolex

Senin, 12 Oktober 2026 • 05:41:01 WIB
Radja Nainggolan Sesali Tak Bela Timnas Indonesia, Singgung Uang hingga Rolex
Radja Nainggolan saat membela klub Pastro Eisden pada laga kompetisi Belgia.

SPIRITBANGSA.COM — Radja Nainggolan kembali mengungkap penyesalan karena tidak pernah memperkuat Timnas Indonesia. Dalam wawancara bersama Het Nieuwsblad, gelandang berusia 38 tahun itu menyinggung soal uang, sponsor mewah, hingga masa depan karier yang bisa ia nikmati andai memilih Garuda.

Radja Nainggolan, yang kini bermain untuk Pastro Eisden, mengaku selalu terpukau pada dukungan suporter Indonesia. Ia menyebut atmosfer pertandingan Timnas Indonesia sebagai salah satu yang paling fanatik yang pernah ia saksikan.

Nainggolan Terkesan pada Fanatisme Suporter Indonesia

Dalam wawancara itu, Nainggolan mengenang betapa besar perhatian publik Indonesia terhadap pertandingan tim nasional. Ia menyoroti jumlah penonton yang memadati stadion bahkan untuk laga melawan tim sekelas Vietnam atau Irak.

"Di sana ada tujuh puluh ribu penonton untuk satu pertandingan melawan Vietnam atau Irak, begitu fanatiknya mereka," kata Nainggolan.

Uang dan Sponsor Mewah untuk Pemain Keturunan

Nainggolan juga menyoroti gelombang pemain keturunan yang kini memilih membela Indonesia. Menurutnya, ada banyak keuntungan yang didapat para pemain, mulai dari dukungan finansial hingga sponsor dari merek-merek mewah.

"Uang pun dilemparkan ke mana-mana. Para pemain bahkan disponsori Louis Vuitton, Hublot, Rolex. Sementara pemain internasional seperti Ivar Jenner di sini hanya bermain untuk Jong Utrecht," ujar Radja Nainggolan.

Pilih Belgia, Kini Menyesal di Usia 38 Tahun

Nainggolan akhirnya memilih membela Timnas Belgia. Keputusan itu kini ia sesali. Ia menilai, andai memilih Indonesia, ia bisa menikmati masa tua yang lebih nyaman setelah pensiun dari sepak bola.

"Ketenaran di sana, sensasi yang ada, untuk citra Anda, itu juga bisa Anda manfaatkan untuk masa depan jika Anda berhenti bermain sepakbola. Saat itu saya tidak memikirkannya, tetapi sekarang setelah berusia 38 tahun, saya melihatnya dengan cara yang berbeda," ungkapnya.

Ia juga menyoroti bagaimana karier internasionalnya bersama Belgia berakhir di bawah asuhan Roberto Martinez. Menurutnya, ia bisa saja memiliki karier lima belas tahun sebagai pemain tim nasional Indonesia.

"Terutama ketika saya melihat karier internasional saya di sini, dan bagaimana karier itu berakhir di bawah asuhan Martinez. Saya bisa saja memiliki karier selama lima belas tahun sebagai pemain tim nasional Indonesia," tutup Radja Nainggolan.

Karier Nainggolan di Level Klub dan Timnas

Sepanjang kariernya, Nainggolan dikenal sebagai gelandang bertipikal pekerja keras. Ia pernah membela klub-klub besar Italia seperti AS Roma dan Inter Milan sebelum melanjutkan karier di Belgia.

Bersama Timnas Belgia, ia mencatat sejumlah penampilan di ajang internasional. Namun, kiprahnya di skuad nasional berakhir sebelum ia benar-benar bisa mengukir capaian yang ia bayangkan.

Pernyataan terbaru Nainggolan menambah panjang daftar pemain keturunan yang menyoroti besarnya perhatian terhadap Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Sumber: sport.detik.com

Follow spiritbangsa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks