Pencarian

1.279 Personel Gabungan Disiagakan Bantu Warga Karo Terdampak Erupsi Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 • 21:13:01 WIB
1.279 Personel Gabungan Disiagakan Bantu Warga Karo Terdampak Erupsi Gunung Sinabung
Pangdam I/Bukit Barisan meninjau Pos Pantau Gunung Sinabung di Karo, Kamis (3/9/2026).

Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa menyatakan, kesiapan itu mencakup unsur TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Karo, BPBD, hingga Basarnas. Ribuan personel tidak hanya bertugas menjaga ketertiban, tetapi juga disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan erupsi susulan dengan skala lebih besar.

“Sebanyak 1.279 personel itu terdiri atas beberapa unsur yakni TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Karo, BPBD, dan Basarnas,” ujar Hendy saat meninjau Pos Pantau Gunung Sinabung di Karo, Kamis (3/9/2026).

Menurut Hendy, personel gabungan akan dikerahkan maksimal ketika aktivitas gunung kembali meningkat. Langkah ini ditempuh agar seluruh warga dapat segera mencapai lokasi pengungsian yang aman tanpa hambatan berarti.

Aktivitas Sinabung Terpantau Menurun, Status Waspada Tetap

Data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menunjukkan aktivitas erupsi Gunung Sinabung saat ini mengalami penurunan. Meski demikian, Kodam I/BB tidak menurunkan level kesiapsiagaan personel di lapangan.

Penurunan aktivitas ini tidak lantas membuat potensi bahaya hilang. Abu vulkanik yang masih menyelimuti sejumlah kawasan tetap menjadi ancaman utama bagi kesehatan warga, terutama gangguan pernapasan.

Fasilitas Penunjang Disiapkan di Lokasi Pengungsian

Untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, sejumlah fasilitas telah disiagakan di titik-titik evakuasi. Kodam I/BB memastikan kebutuhan tersebut berjalan hingga Gunung Sinabung dinyatakan aman.

“Kami memberikan fasilitas bagi para pengungsi seperti MCK, dapur lapangan, fasilitas kesehatan, serta hiburan bagi warga hingga aktivitas Gunung Sinabung dinyatakan aman,” kata Hendy.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati menjelaskan, jumlah pengungsi dihimpun dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops). Pencatatan dilakukan menyusul erupsi Senin lalu.

“Jumlah pengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung yang terjadi pada Senin (31/8) tercatat 613 jiwa,” ujar Sri.

Warga Diminta Patuh pada Arahan Petugas

Hendy mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak mengabaikan instruksi pemerintah daerah. Penggunaan masker disebutnya wajib untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat debu vulkanik yang masih beterbangan.

“Serta selalu menggunakan masker untuk menghindari gangguan pernapasan akibat debu vulkanik,” imbaunya.

Masyarakat di sekitar Gunung Sinabung diminta mengikuti perkembangan informasi resmi dari pemerintah. Petugas di lapangan terus memantau pergerakan warga agar tidak ada yang beraktivitas di zona berbahaya selama status tanggap darurat berlangsung.

Sumber: rri.co.id

Follow spiritbangsa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks