SPIRITBANGSA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan berpotensi melanjutkan tekanan dan menguji rentang 6.208–6.258 pada perdagangan Jumat (25/9/2026), setelah ditutup melemah 1,20% ke level 6.298,61 sehari sebelumnya. MNC Sekuritas menilai posisi indeks sedang berada di bagian wave a dari wave (x), dengan area penguatan terdekat di 6.322–6.344. Investor diarahkan mencermati opsi buy on weakness pada MDKA, SSIA, dan TAPG, serta trading buy untuk INCO.
Data Bursa Efek Indonesia mencatat perdagangan Kamis (24/9/2026) berakhir di zona merah. Sebanyak 198 saham menguat, 487 saham melemah, dan 278 saham bergerak stagnan. Tekanan merata terjadi di hampir seluruh kelompok saham besar, mulai dari perbankan hingga emiten terafiliasi konglomerat.
Bank Besar hingga Emiten Konglomerat Kompak Terkoreksi
Empat bank berkapitalisasi jumbo serempak turun. BMRI melemah 2,86% ke Rp4.070, BBNI turun 1,95% ke Rp3.520, BBRI melemah 1,57% ke Rp3.140, dan BBCA turun 1,19% ke Rp6.225.
Pola serupa menimpa saham terafiliasi grup konglomerat. Berikut pergerakan sejumlah emiten yang tercatat melemah:
- BREN turun 0,96% ke Rp3.100
- BRPT turun 3,70% ke Rp1.560
- CDIA turun 4,72% ke Rp605
- CUAN turun 2,08% ke Rp940
- PTRO turun 0,46% ke Rp5.375
- TPIA turun 2,67% ke Rp1.820
Saham Boy Thohir dan Happy Hapsoro Ikut Lesu
Emiten yang terafiliasi dengan Boy Thohir juga tidak lepas dari tekanan. ADRO melemah 1,54% ke Rp2.560, ADMR turun 1,60% ke Rp1.535, dan AADI terkoreksi 1,11% ke Rp11.150.
Kinerja saham milik Happy Hapsoro senada. BUVA turun 4,32% ke Rp665, MINA melemah 3,33% ke Rp232, RAJA turun 2,82% ke Rp690, dan RATU terkoreksi 1,92% ke Rp4.090.
Level Support dan Resistance yang Dipantau Hari Ini
Tim analis MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih berada pada bagian dari wave a dari wave (x), sehingga indeks berpeluang menguji area 6.208–6.258 lebih dulu sebelum menentukan arah lanjutan.
"Area penguatan terdekat IHSG berada di 6.322-6,344," tulis riset harian MNC Sekuritas, dikutip Jumat (25/9/2026).
Level support diproyeksi berada di 6.267 dan 6.108, sementara resistance berada di rentang 6.440 dan 6.535. Rentang tersebut menjadi acuan untuk membaca apakah pelemahan berlanjut atau indeks mulai menemukan titik balik.
Buy on Weakness untuk MDKA, SSIA, dan TAPG
MNC Sekuritas merekomendasikan investor mempertimbangkan opsi buy on weakness untuk MDKA, SSIA, dan TAPG. Untuk INCO, sekuritas yang sama menyarankan strategi trading buy.
Pendekatan buy on weakness umumnya dipakai ketika harga saham dinilai sudah mendekati area support, sehingga risiko masuk relatif lebih terukur dibanding mengejar harga di tengah tren turun. Sementara trading buy menyasar pergerakan jangka pendek dengan target keluar yang lebih cepat.
Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca.