SPIRITBANGSA.COM — Timnas Indonesia menutup FIFA ASEAN Cup 2026 dengan trofi juara setelah menang adu penalti 4-2 atas Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga berakhir imbang 2-2 pada waktu normal sebelum Emil Audero menjadi penentu lewat penyelamatan di babak tos-tosan. Pelatih John Herdman menyebut gelar ini sebagai trofi pertama Indonesia dalam sejarah turnamen sepak bola resmi.
Kemenangan dramatis di hadapan pendukung sendiri membuat Herdman langsung mengalihkan pujian kepada suporter dan pemain. Juru taktik asal Inggris itu menilai final berjalan sesuai ekspektasi beratnya laga puncak.
Terima Kasih untuk Suporter dan Penyelamatan Emil Audero
Herdman membuka pernyataannya dengan apresiasi kepada para pendukung yang bertahan hingga tendangan penalti terakhir. Ia juga menyoroti peran Emil Audero yang menjadi penentu kemenangan Indonesia.
"Hal pertama tentu saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para suporter. Mereka luar biasa malam ini. Final adalah final. Saya sudah menjalani beberapa final dan semuanya selalu sulit," kata Herdman dalam jumpa pers setelah laga.
"Saya juga bangga kepada para pemain atas pemberian mereka satu sama lain kepada negara ini. Saya juga bangga kepada para pendukung yang tetap bersama kami hingga tendangan penalti terakhir dan penyelamatan Emil Audero," ujarnya.
Trofi Pertama Indonesia di Turnamen Sepak Bola Resmi
Gelar ini tercatat sebagai yang perdana bagi Indonesia sejak emas SEA Games 1991, ketika pesta olahraga Asia Tenggara masih menurunkan tim utama. Herdman menempatkan pencapaian tersebut sebagai momen bersejarah bagi sepak bola nasional.
"Ini adalah momen membanggakan bagi Indonesia. Ini trofi pertama [Indonesia] dalam sejarah," ucapnya.
Status juara FIFA ASEAN Cup 2026 disebut Herdman sebagai pencapaian prestisius, mengingat turnamen ini berstatus resmi dan diikuti tim-tim terbaik kawasan.
Cara Herdman Rayakan Juara: Tidur
Ditanya soal perayaan, Herdman tidak menyiapkan selebrasi besar. Ia mengaku hanya ingin beristirahat setelah tekanan sepanjang turnamen.
"Saya capek! Tidur, tidur, tidur!" ucap John kemudian tertawa.
Rangkaian Menuju Gelar
Indonesia melewati laga final dengan skenario ketat. Unggul dan tertinggal silih berganti sebelum skor 2-2 menutup waktu normal, memaksa laga ditentukan lewat adu penalti.
- Skor waktu normal: Indonesia 2-2 Thailand
- Adu penalti: Indonesia menang 4-2
- Penentu: penyelamatan Emil Audero
- Lokasi: Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta
Gelar ini menutup penantian panjang Indonesia akan trofi di level senior resmi kawasan, sekaligus menambah catatan bagi Herdman yang sebelumnya pernah menangani beberapa laga final.