Pencarian

Museum Nasional Kantongi 28.131 Koleksi Eugene Dubois, Kemenbud Tetapkan Satu Kesatuan Cagar Budaya Nasional

Kamis, 03 September 2026 • 03:32:01 WIB
Museum Nasional Kantongi 28.131 Koleksi Eugene Dubois, Kemenbud Tetapkan Satu Kesatuan Cagar Budaya Nasional
koleksi Eugene Dubois di Museum Nasional Indonesia ditetapkan Kementerian Kebudayaan sebagai satu kesatuan Cagar Budaya Nasional.

JAKARTA — Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) memutuskan untuk menetapkan 28.131 koleksi Eugene Dubois sebagai Cagar Budaya Nasional. Seluruh koleksi bersejarah itu saat ini tersimpan di Museum Nasional Indonesia dan dinilai memiliki keterkaitan sejarah yang kuat satu sama lain.

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyampaikan bahwa status cagar budaya diberikan sebagai satu kesatuan koleksi, bukan penetapan per benda secara terpisah. Pendekatan ini dipilih karena ribuan artefak tersebut saling melengkapi dan membentuk satu rangkaian utuh.

Koleksi Masterpiece Seperti Java Man Masuk Prioritas

Meski ditetapkan sebagai satu kesatuan, sejumlah benda penting dalam koleksi Eugene Dubois telah lebih dulu mendapat perhatian khusus. Fadli Zon menyebut beberapa artefak masterpiece masuk dalam prioritas utama pemerintah.

"28.131 koleksi Eugene Dubois harus kita tetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional. Tapi yang masterpiece-nya mungkin sudah ya, Java Man, dan juga beberapa femur serta artefak-artefak yang penting," ujarnya kepada wartawan usai Taklimat Media: Penetapan Cagar Budaya Peringkat Nasional 2026 di Gedung Kemendikdasmen, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).

Java Man merupakan fosil Homo erectus yang ditemukan Eugene Dubois pada akhir abad ke-19 di Trinil, Ngawi, Jawa Timur. Temuan ini menjadi salah satu bukti kunci evolusi manusia dan menempatkan Indonesia dalam peta penelitian paleoantropologi dunia.

Alasan Penetapan Berdasarkan Kesatuan Koleksi

Keputusan menetapkan ribuan koleksi dalam satu kesatuan bukan tanpa alasan. Menbud menjelaskan bahwa koleksi Eugene Dubois memiliki benang merah sejarah yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain.

"Satu koleksi itu mungkin tidak ditetapkan satu persatu, tetapi ditetapkan sebagai satu kesatuan koleksi," jelasnya.

Pola serupa telah diterapkan pada koleksi Pitamaha. Koleksi tersebut sebelumnya telah ditetapkan sebagai bagian warisan budaya Indonesia dan berhasil dikembalikan ke Indonesia beberapa waktu lalu.

"Begitu juga koleksi Pitamaha, yang sudah ditetapkan dan sebelumnya dipamerkan pada era 1930-an dahulu," kata Fadli Zon menambahkan.

Perlindungan Hukum untuk Koleksi Sejarah Manusia Indonesia

Langkah penetapan ini bukan sekadar seremoni. Status Cagar Budaya Nasional memberikan kerangka perlindungan hukum yang lebih kuat terhadap koleksi dari ancaman kerusakan, kehilangan, maupun upaya pemindahan ke luar negeri.

Fadli Zon menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga keberadaan koleksi bersejarah yang penting bagi sejarah perkembangan manusia Indonesia. Koleksi Eugene Dubois tidak hanya bernilai ilmiah tinggi, tetapi juga menjadi bukti bahwa Indonesia pernah menjadi pusat penelitian evolusi manusia yang diakui dunia internasional.

Keberadaan ribuan koleksi di Museum Nasional Indonesia menjadikannya pusat rujukan utama bagi peneliti, akademisi, dan masyarakat yang ingin mempelajari jejak peradaban manusia dari masa prasejarah.

Sumber: rri.co.id

Follow spiritbangsa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks