Pencarian

PLN Siapkan Insentif Kompor Listrik E-Stove, Anggaran Rp815,56 Miliar

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 05:41:31 WIB
PLN Siapkan Insentif Kompor Listrik E-Stove, Anggaran Rp815,56 Miliar
PLN bersama Kementerian ESDM menyiapkan program insentif konversi kompor LPG ke kompor listrik E-Stove.

SPIRITBANGSA.COM — PT PLN (Persero) bersama Kementerian ESDM menyiapkan paket insentif program konversi kompor LPG ke kompor listrik atau E-Stove yang rencananya diluncurkan akhir Oktober. Insentif menyasar rumah tangga berdaya 2.200 VA ke atas, pengembang perumahan, dan rumah tangga berpenghasilan rendah. Anggaran Rp815,56 miliar sudah dialokasikan dalam Rancangan APBN 2027.

Skema insentif E-Stove disebut mengambil pelajaran dari pola insentif kendaraan listrik pada masa awal pengembangannya. Pendekatannya bertahap, tidak sekaligus.

Besaran Insentif yang Disiapkan

Ada empat bentuk insentif dalam program E-Stove. Pertama, diskon khusus biaya penyambungan bagi pengembang perumahan yang menyiapkan daya listrik siap pakai untuk kompor listrik.

Kedua, diskon biaya tambah daya bagi rumah berdaya 2.200 VA ke atas yang beralih ke kompor induksi atau kompor listrik. Ketiga, potensi diskon tarif listrik pada jam-jam tertentu saat utilisasi listrik rendah.

Keempat, pemerintah menyiapkan kompor listrik di bawah 900 kVA untuk rumah tangga. Anggaran Rp815,56 miliar dialokasikan dalam Rancangan APBN 2027 untuk mendukung program ini.

Siapa yang Paling Berpotensi Beralih

PLN membagi penerima manfaat ke dalam tiga segmen. Rumah tangga berpenghasilan rendah menjadi target subsidi utama. Rumah tangga menengah dan menengah ke atas disebut paling berpotensi beralih.

PLN sendiri mengakui kelompok menengah ke atas lebih mungkin beralih lebih dulu karena tidak mempermasalahkan biaya peralihan. Artinya, volume konversi jangka pendek kemungkinan besar datang dari rumah tangga mampu yang sanggup membeli kompor induksi dan menambah daya.

Sementara segmen bersubsidi menjadi wajah publik program. Pihak lain yang terdampak antara lain pengembang perumahan, pabrikan kompor listrik, serta distributor dan pengecer LPG bersubsidi.

Alasan di Balik Program

Pemerintah menyebut dua pendorong utama: subsidi energi yang kian membengkak dan kondisi global yang memengaruhi pasokan minyak serta gas. Setiap rumah tangga yang beralih dari LPG bersubsidi ke listrik berpotensi mengurangi volume LPG yang harus diimpor dan disubsidi.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan kompor listrik di bawah 900 kVA disiapkan untuk rumah tangga. Namun perlu dicatat, subsidi tidak hilang, hanya berpindah bentuk.

Jika listrik untuk memasak ikut disubsidi atau ditopang insentif, pemerintah menukar satu pos subsidi dengan pos lain. Keuntungan bersihnya bergantung pada selisih biaya per satuan energi antara LPG dan listrik.

Dampak ke Pelaku Usaha

Distributor dan pengecer LPG bersubsidi menghadapi risiko penurunan volume secara bertahap. Dampak ini baru terasa signifikan setelah konversi mencakup jumlah rumah tangga besar, bukan pada peluncuran awal akhir Oktober.

Pertamina menghadapi tantangan menata ulang permintaan LPG domestik. Sebaliknya, produsen kompor listrik, pengembang perumahan, kontraktor kelistrikan, dan pemasok peralatan jaringan distribusi berpotensi menerima aliran permintaan baru lebih dulu.

Skema diskon pada jam sepi juga memperlihatkan motif operasional PLN: mendorong konsumsi pada periode beban rendah agar aset pembangkit yang menganggur termanfaatkan.

Catatan Kesiapan Jaringan

Bagi PLN, konversi ini menambah penjualan listrik sekaligus menuntut kesiapan jaringan distribusi yang jauh lebih besar. Beban transformator dan kabel di kawasan padat hunian dapat menjadi hambatan nyata.

Aspek ini belum dibahas rinci dalam skema yang dipublikasikan. Belum ada keterangan resmi soal jadwal pencairan insentif per tahap, mekanisme pendaftaran penerima, maupun bank penyalur.

Masyarakat yang ingin mengetahui informasi lengkap dapat mengakses kanal resmi PLN dan Kementerian ESDM. Waspadai pihak yang mengatasnamakan program E-Stove dan meminta pembayaran di muka.

Sumber: feedberry.com

Follow spiritbangsa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks