PEKANBARU – Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sejumlah program ibadah, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi umat akan digelar sepanjang bulan suci tersebut.
Imam Besar sekaligus Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Raya (BPMR) An-Nur Provinsi Riau, Dr. H. Zul Ikromi, Lc,. M.A., mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan agenda Ramadan secara komprehensif untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah.
“Pada Ramadan tahun ini, kami kembali melaksanakan salat Tarawih berjemaah sebanyak 23 rakaat. Delapan rakaat pertama akan dibacakan surat-surat pendek, kemudian rakaat berikutnya dan atau pada qiyamullail dilanjutkan dengan bacaan hingga satu juz setiap harinya yang dipimpin oleh imam,” ujar ustadz Zul Ikromi.
Selain itu, panitia juga menyediakan layanan khidmat takjil dan makan berbuka puasa untuk 300 jamaah setiap hari. Program tersebut disponsori oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau sebagai bentuk kepedulian terhadap jamaah dan masyarakat yang ingin berbuka puasa di masjid.
Tidak hanya fokus pada ibadah, Masjid Raya An-Nur juga menghadirkan Bazar Ramadan yang terdiri dari 30 unit stan. Bazar tersebut diharapkan menjadi sarana semarak ekonomi umat sekaligus memudahkan jamaah dalam berbelanja berbagai kebutuhan Ramadan, mulai dari makanan, pakaian syar’i, hingga produk-produk islami lainnya.
Ustadz Zul Ikromi menjelaskan bahwa panitia juga menghadirkan layanan pijat refleksi serta konsultasi zakat yang turut disponsori oleh Baznas Riau. Layanan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi jamaah dalam menjalankan ibadah sekaligus menunaikan kewajiban zakat.
“Kami ingin Ramadan di Masjid Raya An-Nur tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan umat yang memberi manfaat luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Setiap malam setelah salat Tarawih, akan dilaksanakan kegiatan tadarus Alquran yang dipimpin para imam dan qari Masjid Raya An-Nur. Sementara pada 10 hari terakhir Ramadan, panitia menggelar iktikaf yang disertai dauroh kitab dengan menghadirkan para asatidz pilihan sebagai pemateri.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau, Dr. H. Zulkarnain Umar, M.Si, menambahkan bahwa Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Raya An-Nur juga akan mengadakan Pesantren Ramadan sebagai wadah pembinaan generasi muda agar semakin mencintai masjid dan Alquran.
Selain itu, pengumpulan dan penyaluran zakat mal serta zakat fitrah juga akan dilaksanakan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BPMR An-Nur guna memastikan distribusi zakat tepat sasaran.
Ustadz Zulkarnain Umar menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum strategis untuk memperkuat keimanan dan solidaritas sosial umat. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan yang disusun tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas ibadah individual, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Riau untuk memakmurkan Masjid Raya An-Nur selama Ramadan. Semoga setiap langkah dan ibadah yang dilakukan menjadi wasilah peningkatan takwa dan mempererat ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.











