Pencarian

Program MBG Sleman Sasar Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita

Senin, 05 Oktober 2026 • 09:01:01 WIB
Program MBG Sleman Sasar Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita
Sosialisasi Program MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita digelar di Padukuhan Gempol, Sleman.

SPIRITBANGSA.COM — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Condongcatur 4 menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Padukuhan Gempol, Sleman. Pendataan calon penerima manfaat lewat kader posyandu jadi kunci agar bantuan gizi ini benar-benar sampai ke kelompok yang membutuhkan.

Mekanisme penyaluran makanan bergizi dibahas tuntas dalam pertemuan itu. Kader posyandu juga dilibatkan langsung untuk mendata calon penerima manfaat, supaya bantuan tidak salah sasaran.

Mengapa Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Jadi Prioritas

Kelompok ini dipilih bukan tanpa alasan. Pemenuhan gizi pada masa kehamilan, menyusui, hingga balita berkaitan erat dengan kesehatan ibu dan proses tumbuh kembang anak.

Ahli Gizi SPPG Condongcatur 4, Hanindya K., menekankan pentingnya gizi seimbang pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Kebutuhan nutrisi perlu diperhatikan sejak masa kehamilan, pemberian ASI eksklusif, sampai penyediaan makanan pendamping ASI (MPASI) yang berkualitas.

Menurut Hanindya, pemenuhan nutrisi di periode tersebut sangat menentukan kemampuan kognitif serta tumbuh kembang balita. Karena itu, edukasi gizi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Program MBG di Padukuhan Gempol.

Peran Kader Posyandu dalam Pendataan Penerima

Sosialisasi ini menjadi tahap awal penyiapan distribusi makanan bergizi bagi kelompok sasaran. Para kader posyandu tidak hanya menerima penjelasan soal mekanisme penyaluran, tetapi juga terlibat dalam proses pendataan calon penerima.

Data yang dihimpun menjadi dasar agar bantuan diberikan kepada kelompok yang telah ditetapkan. Dengan begitu, sasaran penerima dan mekanisme distribusi jadi lebih jelas sejak awal.

Distribusi MBG Ikuti SOP Ketat

Asisten Lapangan SPPG Condongcatur 4, Pambudi T.Y.R., memastikan pendistribusian makanan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat. Penerapan SOP ini bertujuan menjaga kualitas dan mutu makanan.

Selain itu, SOP juga memastikan bantuan diterima tepat waktu oleh penerima manfaat di lapangan. Koordinasi antara SPPG Condongcatur 4 dan kader posyandu menjadi kunci kelancaran pelaksanaannya.

Harapan untuk Status Gizi Warga Gempol

Dukuh Gempol, Ari Susanti, mengapresiasi perhatian pemerintah melalui Program MBG. Ia berharap intervensi gizi ini dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak secara signifikan di wilayahnya.

"Semoga program ini mampu meningkatkan status gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sekaligus mendukung percepatan pencegahan stunting di Padukuhan Gempol," ujar Ari.

Dengan sosialisasi dan pendataan yang matang, pelaksanaan Program MBG di Padukuhan Gempol disiapkan lewat koordinasi SPPG Condongcatur 4 dan kader posyandu. Ibu hamil, ibu menyusui, serta balita menjadi kelompok penerima manfaat yang jadi fokus utama.

Sumber: headline.co.id

Follow spiritbangsa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks